Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

NASA Kirim Pesawat Luar Angkasa Tabrak Matahari, Ini Hasil Temuannya

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Kamis 05 Desember 2019 14:45 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 05 56 2138306 nasa-kirim-pesawat-luar-angkasa-tabrak-matahari-ini-hasil-temuannya-sHTpTQtaJc.jpg (Foto: Nature)

JAKARTA - NASA resmi mengungkapkan temuan pertama dari pesawat luar angkasa 'Parker Solar Probe' yang telah dikirim mendekati Matahari. Peneliti NASA mengungkapkan bahwa medan magnet Matahari secara dramatis dan cepat membalik.

Dilansir dari laman Independent, Kamis (5/12/2019) para peneliti mengungkapkan bahwa perilaku magnetik Matahari yang aneh tersebut mampu melemparkan angin Matahari ke Bumi. Para ilmuwan masih tidak mengerti bagaimana cuaca itu dihasilkan, yang mungkin berbahaya mengingat dapat merusak sebagian besar infrastruktur Bumi.

"Ada peristiwa cuaca luar angkasa utama pada 1859 yang meledakkan jaringan telegraf di Bumi dan satu pada 1972 yang memicu ranjau laut di Vietnam Utara, hanya dari arus listrik yang dihasilkan oleh badai matahari," kata Stuart Bale dari Universitas California, Berkeley.

Misi 'Parker Solar Probe' sebelumnya telah menunjukkan bahwa angin matahari meningkatkan kecepatannya ketika meninggalkan korona, tetapi belum jelas bagaimana ini terjadi.

Dalam salah satu makalah baru, para ilmuwan melaporkan bahwa perubahan medan magnet Matahari meningkatkan kecepatan angin matahari yang mengalir menjauh dari bintang.

 NASA resmi mengungkapkan temuan pertama dari pesawat luar angkasa 'Parker Solar Probe' yang telah dikirim mendekati Matahari.

Baca juga: Melaju Cepat, Asteroid Raksasa CH59 Bakal Hantam Bumi?

Makalah lain berfokus pada sumber yang disebut angin matahari "lambat" dengan kecepatan kurang dari 310 mil per detik. Para peneliti menemukan bahwa angin lambat berasal dari lubang-lubang di korona yang ditemukan di dekat khatulistiwa.

Lubang-lubang ini, kata para ilmuwan, lebih dingin dan kurang padat dari korona di sekitarnya.

'Parker Solar Probe' yang merupakan pesawat luar angkasa seukuran mobil meninggalkan Bumi tahun lalu. Saat ini pesawat berjarak sekitar 15 juta mil jauhnya dari Matahari.

Para ilmuwan berharap bahwa waktunya di sana dapat mengungkap beberapa misteri, seperti mengapa korona di permukaan luar begitu panas.

Sekarang temuan pertama telah dipublikasikan dalam serangkaian makalah di jurnal Nature.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini