Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Presiden : Bumikan Pancasila Lewat Medsos

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Jum'at 06 Desember 2019 10:03 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 12 06 207 2138620 presiden-bumikan-pancasila-lewat-medsos-My0nyir08O.jpg Presiden Jokowi saat memberikan Presidential Lecture di Istana Negara, Jakarta, Rabu (3/12/2019). Foto : Biro Setpres

Presiden Joko Widodo mengajak semua pihak untuk membanjiri media komunikasi anak-anak muda zaman sekarang dengan narasi-narasi besar tentang ideologi Pancasila.

Menurut Presiden, media komunikasi anak-anak muda sekarang sangat beragam, mulai dari aplikasi WhatsApp, Telegram, Line, hingga Kakao Talk. Selain itu, layanan video seperti YouTube, Netflix, hingga Iflix dan media sosial seperti Instagram, Facebook, Twitter, hingga Snapchat juga kerap digunakan anak-anak muda.

"Ideologi Pancasila pun sekarang ini memang harus kita sebarkan, kita banjiri narasi-narasi besarnya lewat barang-barang ini kalau kita tidak ingin keduluan oleh ideologi lain yang menggunakan barang-barang yang tadi saya sebut, hati-hati,”ujar Jokowi saat memberikan Presidential Lecture tentang internalisasi dan pembumian Pancasila di Istana Negara, Jakarta, Selasa, (3/12/2019).

Agar Pancasila itu bisa diterima dengan mudah oleh anak-anak muda, maka jajarannya (kementerian dan lembaga pemerintahan) harus memahami karakteristik anak-anak muda sekarang. Mulai dari medium komunikasi yang digunakan, tokoh yang mereka ikuti, hingga hal yang menjadi kesukaan anak-anak muda.

Menurut Kepala Negara, membumikan dan menanamkan nilai-nilai Pancasila itu lebih penting, terutama kepada anak-anak muda. Menurutnya, dari seluruh penduduk Indonesia saat ini, 48 persennya atau 129 juta merupakan generasi muda.

"Nilai-nilai ini ditransfer ke siapa? Kita melihat struktur demografi kita ke siapa? Anak-anak muda kita, yang mau kita kejar ini. Karena ke depan 129 juta anak-anak muda, itu hampir 48 persen, kalau tidak mengerti masalah ideologi, enggak ngerti masalah Pancasila berbahaya negara ini," paparnya.

Presiden mengimbau jajarannya agar mampu melihat potensi-potensi yang ada untuk membumikan Pancasila kepada generasi muda. Menurutnya, saat ini content creator, Youtubers, selebgram, vlogger, dan selebtwit merupakan pihak-pihak yang memiliki peranan penting dalam penyebaran informasi.

“Ini paling cepat lewat mereka-mereka ini. Media-media inilah yang akan mempercepat dalam kita membumikan Pancasila," tandasnya.

Turut hadir dalam acara ini, antara lain Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Presiden ke-5 RI yang juga Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri, dan jajaran Kabinet Indonesia Maju.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini