Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Aplikasi MyShake Ubah Smartphone Jadi Alat Detektor Gempa Bumi

Muhammad Ferdiansyah, Jurnalis · Selasa 10 Desember 2019 10:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 12 09 207 2139826 aplikasi-myshake-ubah-smartphone-jadi-alat-detektor-gempa-bumi-QrqQcPQKZV.jpg (Foto: Berkeley Seismology Laboratory)

JAKARTA - MyShake, sebuah aplikasi gratis yang dirilis oleh tim peneliti Berkeley Seismological Laboratory dapat melacak gempa bumi menggunakan accelerometer smartphone Anda. Aplikasi ini diharapkan bisa mengeluarkan peringatan darurat kepada mereka yang berada dalam kondisi bahaya.

Dilansir dari laman Ios, Senin (9/12/2019), MyShake bekerja dengan cara memonitor pergerakan ponsel dan merekam getaran ketika terjadi gerakan seperti gempa. Jika banyak ponsel dalam suatu area yang memiliki aplikasi ini bergetar sekaligus, maka aplikasi ini akan mendeteksi gempa bumi. Jika diimplementasikan dalam skala besar, sistem dapat memangkas biaya dan waktu terkait dengan pemeliharaan jaringan seismik tradisional.

Kelebihan MyShake terletak pada kemampuannya mendeteksi getaran seperti gempa menggunakan accelerometer. Ponsel pintar memiliki accelerometer yang terdapat di dalamnya, accelerometer ini mengukur perubahan akselerasi saat seseorang memindahkan ponsel. Contohnya, accelerometer akan memberi tahu ponsel kapan harus memutar layar.

Tim peneliti membuat algoritma pada accelerometer untuk mengenali tanda-tanda gempa bumi yang terjadi. Peneliti pertama kali meminta 100 relawan di Berkeley untuk mencatat gerakan sehari-hari di ponsel mereka selama 6 bulan.

 MyShake, sebuah aplikasi gratis yang dirilis oleh tim peneliti Berkeley Seismological Laboratory dapat melacak gempa bumi.

Baca juga: Oppo Ungkap Kendala Smartphone 5G di Indonesia

Mereka kemudian membandingkan gerakan ini dengan pengukuran accelerometer gempa bumi yang disimulasikan dari telepon di meja guncangan dan data gempa bumi dari sensor seismik. Algoritma yang dihasilkan dapat dengan cepat mengenali pola dan mengategorikan semua gerakan sebagai gempa atau non-gempa.

Aplikasi ini diharapkan suatu hari nanti dapat memberikan peringatan gempa bumi dini di seluruh dunia, yang meningkatkan cara tradisional memantau gempa bumi di seluruh dunia. Sistem ini dapat memangkas biaya dan waktu terkait dengan pemeliharaan jaringan seismik tradisional.

Lebih dari 980 gempa bumi telah direkam oleh MyShake sejak dirilis ke publik pada 2016, dan lebih dari 320.000 pengguna telah mengunduh aplikasi ini.

Untuk saat ini, MyShake belum dapat mengeluarkan peringatan dini gempa bumi dari data yang dikumpulkan oleh ponsel, tetapi MyShake akan menyimpan data tersebut di server untuk studi lebih lanjut.

Richard Allen, Direktur Berkeley Seismological Laboratory mengatakan bahwa tujuan akhir timnya adalah untuk mengirimkan peringatan gempa dari deteksi smartphone saja. Tim peneliti berharap bahwa aplikasi ini akan membuat peringatan dini gempa di masa depan, yang dapat memberi manfaat bagi hampir 3 miliar pengguna ponsel di seluruh dunia.

"Jika kami bisa melakukan itu, Anda dapat menerima peringatan dini gempa di mana pun ada smartphone. Dan sekarang, smartphone selalu terdapat di mana pun sehingga kita bisa melakukan peringatan dini gempa di seluruh dunia," kata Allen.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini