Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemerintah Bakal Terus Bangun Infrastruktur Telekomunikasi

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Kamis 12 Desember 2019 16:41 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 12 207 2141153 pemerintah-bakal-terus-bangun-infrastruktur-telekomunikasi-SXkdo0fdCV.png Ilustrasi fiber optic

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menegaskan pemerintah akan terus membangun infrastruktur telekomunikasi di Indonesia terutama infrastruktur last mile berupa fiber optik.

"Masih ribuan kilometer fiber optik yang harus kita bangun,"kata Menteri Johnny dalam Forum Pimred: Diskusi Bareng Bang Johnny di Hotel Crowne Plaza Jakarta, Jakarta Selatan, Senin (9/12/2019).

Menteri Kominfo menceritakan pemerintah selama 5 tahun terakhir telah bekerja keras dalam membangun infrastruktur telekomunikasi dan digital. Ketersediaan infrastruktur tersebut penting karena saat ini sedang terjadi transformasi di segala bidang dari dunia fisik ke digital.

"Kita bertransformasi, bermigrasi menuju bangsa digital ini, perlu kerja yang luar biasa dari kita sekalian," ujar Johnny.

Hal lain yang perlu dipersiapkan oleh Kementerian Kominfo, menurut Menteri Johnny adalah upaya memperbaiki pengelolaan frekuensi untuk menyambut datangnya teknologi 5G.

Dalam acara yang dihadiri oleh pimpinan redaksi media nasional itu, Menteri Kominfo memaparkan juga kebutuhan sumberdaya manusia yang memiliki keahlian dalam menggunakan teknologi digital. Menurut Menteri Johnny, jumlah yang dibutuhkan sangat banyak, oleh karena itu, lembaga yang dipimpinnya membuat Program Digital Talent Scholarship.

"Kita membutuhkan luar biasa banyaknya talent, dalam hal ini tentu telecommunication talent dan digital talent," katanya.

Menteri Kominfo menyebutkan penyiapan sumberdaya manusia juga dilakukan melalui program-program yang telah lama berjalan seperti Siberkreasi dan Digital Talent Scholarship. Selain itu, pihaknya juga mengadakan Digital Leadership Academy untuk mendidik para pemimpin di dunia digital.

Saat ini Digital Leadership Academy diikuti oleh peserta dari unsur akademisi, pemerintah daerah, dan startup yang masing-masing berjumlah 30 orang.

"Pada tahun 2020, jumlah peserta akan ditingkatkan hingga 10 kali lipat dari tahun 2019. Tahun 2020, 10 kali lipatnya," jelasnya.

Transformasi ke TV Digital

Berkaitan dengan transformasi digital, dalam acara yang dihadiri pimpinan redaksi media itu, Menteri Johnny meminta agar industri penyiaran juga segera melakukan transformasi dari analog ke digital.

Menteri Kominfo mengingatkan tentang tantangan yang dihadapi oleh industri penyiaran yang harus bersaing dengan platform dan aplikasi digital.

"Persaingan industri pertelevisian, industri penyiaran itu bukan sesama industri penyiaran itu lagi saja, tapi dia sudah bergeser dengan industri digital lainnya, platform-platform digital, aplikasi-aplikasi digital itu menjadi pesaing yang luar biasa," jelasnya.

Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Kominfo, Rosarita Niken Widiastuti; Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik, Widodo Muktiyo, dan Ketua KPI, Agung Suprio. Selain itu hadir pula perwakilan Dewan Pers, serta para pimpinan redaksi dari berbagai media.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini