Arkeolog Temukan Kerangka Manusia Kerdil Berusia 5.000 Tahun

Muhammad Ferdiansyah, Jurnalis · Kamis 19 Desember 2019 06:01 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 18 56 2143474 arkeolog-temukan-kerangka-manusia-kerdil-berusia-5-000-tahun-vlwtOEdb7C.jpg (Foto: Halcrow/Livescience)

Kedua kelenjar tersebut berfungsi mengatur hormon pada tubuh manusia. Jaringan dan organ tubuh mungkin gagal tumbuh sebagaimana mestinya.

Kondisi ini dapat menghambat pertumbuhan tulang, perkembangan kognitif, fungsi jantung, dan paru-paru. Disfungsi tiroid dan hipofisis dapat disebabkan karena kekurangan nutrisi penting, seperti yodium.

Di China, kasus penyakit akibat masalah hormon tiroid lebih tinggi daripada di AS. Ini terjadi karena fakta bahwa banyak orang China suka mengonsumsi makanan yang kurang dengan kandungan yodium di dalamnya, menurut Forbes.

"Saya pikir penting bagi kita untuk menyadari bahwa kecacatan dan perbedaan dapat ditemukan di masa lalu, tetapi ini tidak selalu memiliki konotasi negatif secara sosial atau budaya," kata Siân Halcrow, Arkeolog di Universitas Otago.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini