Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gerhana Matahari Cincin Dilihat dengan Mata Telanjang, Berbahayakah?

Muhammad Ferdiansyah, Jurnalis · Selasa 24 Desember 2019 12:05 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 24 56 2145503 gerhana-matahari-cincin-dilihat-dengan-mata-telanjang-berbahayakah-YmKuiBOYsR.jpg (Foto: Sky & Telescope)

JAKARTA - Fenomena gerhana matahari cincin akan terjadi pada Kamis (26/12/2019). Penduduk dapat menyaksikan fenomena ini dengan mata telanjang.

Daerah yang paling ideal untuk menyaksikan gerhana matahari cincin adalah Siak (Riau) dan Singkawang (Kalimantan Barat). Baik daerah Singkawang maupun Siak, keduanya akan menerima kegelapan dari bayangan gerhana matahari di atas 90%.

Angka yang besar tersebut membuat Singkawang dan Siak menjadi titik yang ideal untuk menyaksikan gerhana matahari cincin. Sedangkan di Jakarta, penduduk hanya dapat melihat gerhana matahari sebagian saja.

Hal ini dikarenakan Jakarta bukan daerah yang menjadi titik pusat ketika gerhana matahari cincin terjadi. Menurut Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Djamaluddin, fenomena gerhana matahari cincin dapat dilihat hanya dengan menggunakan mata telanjang.

 Fenomena gerhana matahari cincin akan terjadi pada Kamis.

Baca juga: Warga Jakarta Bisa Melihat Gerhana Matahari Sebagian 26 Desember

“Gerhana matahari aman dilihat seperti halnya melihat matahari sehari-hari, asal berhati-hati dan jangan memaksakan diri. Mata punya mekanisme refleks terpejam kalau terlalu silau. Untuk bisa melihat matahari secara aman dan nyaman, gunakanlah kacamata matahari," kata Thomas kepada Okezone.

Meskipun demikian, untuk melihat gerhana matahari cincin lebih dianjurkan dengan menggunakan kacamata khusus matahari. Hal ini disebabkan karena mata manusia sulit untuk melihat cahaya yang terlalu terang, khususnya cahaya matahari.

Di YouTube, LAPAN menunjukkan video tutorial bagaimana cara yang mudah untuk membuat kacamata khusus matahari.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini