Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dianggap Ancam Keamanan Siber, TikTok Dilarang Tentara AS

Muhammad Ferdiansyah, Jurnalis · Sabtu 04 Januari 2020 08:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 03 207 2149028 dianggap-ancam-keamanan-siber-tiktok-dilarang-tentara-as-UiANDhoAkN.jpg (Foto: Facebook)

JAKARTA - Tentara Amerika Serikat (AS) telah melarang penggunaan aplikasi TikTok karena dianggap sebagai ancaman keamanan siber. China dianggap memanfaatkan TikTok untuk memata-matai AS, seperti dilansir Zdnet.

"Ini dianggap sebagai ancaman dunia maya. Kami tidak mengizinkannya di ponsel pemerintah," kata juru bicara tentara AS.

Larangan ini muncul setelah dua senator AS, Charles Schumer dan Tom Cotton mengirim surat kepada Joseph Maquire, Direktur Intelijen Nasional AS. Surat itu berisi permintaan untuk dilakukan penyelidikan terhadap TikTok yang dianggap berisiko bagi keamanan nasional.

"Dengan adanya kekhawatiran ini, kami meminta pihak Intelijen untuk melakukan penilaian risiko keamanan nasional yang ditimbulkan oleh TikTok dan aplikasi dari Tiongkok lainnya yang beroperasi di AS. Lalu, berikan penjelasan singkat kepada Kongres tentang temuan ini," jelas isi surat itu.

 Tentara Amerika Serikat (AS) telah melarang penggunaan aplikasi TikTok karena dianggap sebagai ancaman keamanan siber.

Baca juga: LAPAN Ungkap Syarat untuk Bisa Melihat Hujan Meteor Quadrantid

Sebelumnya, Marco Rubio, senator AS mengklaim bahwa aplikasi ini telah berusaha menyensor konten di AS agar sejalan dengan kepentingan pemerintah China. Ia memberikan pernyataan tersebut sebelum akhirnya TikTok benar-benar dilarang.

"Aplikasi China semakin banyak digunakan untuk menyensor konten dan membungkam diskusi terbuka tentang topik-topik yang dianggap sensitif oleh Pemerintah Tiongkok dan Partai Komunis," kata Rubio saat itu.

Dimiliki oleh ByteDance yang berbasis di Beijing, TikTok telah menarik perhatian dari para pejabat AS. Para pejabat AS khawatir bahwa perusahaan China tersebut menggunakan TikTok sebagai alat untuk memata-matai.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini