Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

LAPAN Ungkap Syarat untuk Bisa Melihat Hujan Meteor Quadrantid

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Jum'at 03 Januari 2020 19:04 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 03 56 2149015 lapan-ungkap-syarat-untuk-bisa-melihat-hujan-meteor-quadrantid-QWc0pyoqNN.jpg (Foto: Forbes)

JAKARTA - Hujan meteor quadrantid akan mencapai puncaknya pada 4 Januari 2020. Sebelumnya dijelaskan bahwa fenomena ini berlangsung antara 12 Desember 2019 hingga 12 Januari 2020.

LAPAN mengungkapkan bahwa hujan meteor akan tampak sekitar dini hari (setelah pukul 02.46 WIB) setelah rasi Bootes terbit di ufuk timur dan tampak terus sampai matahari terbit sekitar pukul 05.21 WIB.

"Seluruhnya wilayah Indonesia berpotensi melihatnya. Syaratnya cuaca cerah, tidak ada gedung atau pohon yang menghalangi, jauh dari polusi cahaya," kata Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Djamaluddin kepada Okezone, Jumat (3/1/2020).

Ia sebelumnya mengatakan bahwa fenomena ini bisa disaksikan di langit timur, timur laut pada dini hari sesudah pukul 03.00 hingga subuh.

 Hujan meteor quadrantid akan mencapai puncaknya pada 4 Januari 2020.

Baca juga: Puncak Hujan Meteor Quadrantid Diprediksi Terjadi 4 Januari 2020

Nama Quadrantid berasal dari konstelasi yang sudah mati, bernama Quadrans Muralis. Meteor ini pertama kali dijelaskan oleh astronom Italia, Antonio Brucalassi pada 1825. Ia menggambarkan, “Angkasa dilalui oleh banyak objek bercahaya yang dikenal dengan bintang yang jatuh”.

Seperti meteor lainnya, Quadrantid terdiri dari puing-puing dari berbagai objek besar. Debu yang terlepas dari puing-puing akan bertabrakan dengan atmosfer Bumi, hancur, dan menciptakan garis-garis terang di langit.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini