Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Setelah Quadrantid, Hujan Meteor Kembali Terjadi pada April 2020

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Minggu 05 Januari 2020 13:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 05 56 2149434 setelah-quadrantid-hujan-meteor-kembali-terjadi-pada-april-2020-hBkFFa5z5P.jpeg Ilustrasi (Foto: Ist)

JAKARTA- Hujan meteor Quadrantid telah menghujani bumi pada 4 Januari 2019. Fenomena hujan meteor memang terjadi setiap tahunnya. Ada sembilan hujan meteor yang akan terjadi dalam waktu yang berbeda-beda hingga Desember 2020.

Dilansir dari American Meteor Society, Minggu (5/1/2020) setelah quadrantid, hujan meteor kembali terjadi pada April 2020. Kali ini giliran hujan meteor lyrid yang puncaknya kabarnya akan terjadi pada 22 hingga 23 April 2020.

Hujan meteor lyrid dapat dilihat dari belahan bumi utara dimana puncak pancaran tertinggi menjelang fajar. Aktivitas hujan meteor sebenarnya bisa dilihat dari belahan bumi selatan, tetapi dengan yang lebih rendah. Kecepatan hujan meteor mencapai 30 mil per detik.

Setelah Quadrantid, Hujan Meteor Lyrid Terjadi pada April 2020

Baca Juga: OnePlus Adopsi Kaca Elektrokromik, Kamera Ponsel Bisa Ngumpet

Untuk diketahui, hujan meteor merupakan fenomena cahaya yang melintas di langit. Lintasan cahaya itu muncul akibat adanya gesekan antara atmosfer Bumi dengan meteoroid yang datang dari luar atmosfer Bumi.

Gesekan ini mengakibatkan panas yang menghancurkan meteoroid tersebut dan menghasilkan panas dan cahaya yang muncul dalam bentuk lintasan di langit.

Untuk lebih lengkapnya, berikut ini daftar fenomena hujan meteor di 2020.

1. Quadrantid (4-5 Januari 2020)

2. Lyrid (22-23 April 2020)

3. Eta Aquarid (5-6 Mei 2020)

4. Perseid (12-13 Agustus 2020)

5. Draconid (8-9 Oktober 2020)

6. Orionid (21-22 Oktober 2020)

7. Leonid (17-18 November 2020)

8. Geminid (13-14 Desember 2020)

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini