Teknologi Modifikasi Cuaca Cegah Banjir dengan Redistribusi Curah Hujan

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Kamis 09 Januari 2020 14:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 09 56 2151055 teknologi-modifikasi-cuaca-cegah-banjir-dengan-redistribusi-curah-hujan-qqorbPKeYn.jpg (Foto: ABC7 News)

JAKARTA - Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) diharapkan mampu membantu mengatasi persoalan banjir yang terjadi di Jabodetabek. Tujuan utamanya mengurangi intensitas curah hujan.

Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) dijalankan dengan metode redistribusi curah hujan sehingga intensitas hujan yang turun di wilayah Jabodetabek berkurang. Caranya dengan menjatuhkan hujan (yang semestinya jatuh di Jabodetabek) dipindah ke daerah-daerah yang aman seperti di Selat Sunda dan Laut Jawa.

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) bekerjasama dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI-AU) sejak 3 Januari telah bekerjasama melakukan TMC. 

Dan hasilnya sudah mulai tampak. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB, Agus Wibowo, Selasa (7/1/2020), menyebutkan, pesawat CN 295 dan Casa 212-200 milik TNI telah melakukan 4 sorti penyemaian awan dengan cakupan wilayah barat daya, barat, barat laut. Total bahan semai NaCl untuk penyemaian mencapai 6,4 ton.

“Berdasarkan laporan BPPT, hujan berhasil diturunkan di perairan barat laut dan barat daya Jabodetabek. Laporan ini merujuk pada data satelit yang menunjukkan wilayah terjadinya hujan,”katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (8/1/2020).

 Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) diharapkan mampu membantu mengatasi persoalan banjir yang terjadi di Jabodetabek.

Baca juga: Dua Metode Teknologi Modifikasi Cuaca untuk Kurangi Curah Hujan

Untuk jangka pendek, pesawat dari TNI Angkatan Udara dapat diandalkan sementara dalam jangka panjang diperlukan adanya penguatan armada TMC yang dioperasikan oleh BPPT yang saat ini masih terbatas jumlahnya serta untuk memperbarui armada yang saat ini sudah usang. 

Tahun 2020 BPPT direncanakan akan menambah 1 Unit Pesawat CASA 212i untuk mendukung kemampuan dalam melayani peningkatan kebutuhan TMC di berbagai sektor.

BMKG dalam edaran peringatan dini yang diinformasikan pada 2 januari 2020, memprediksi untuk wilayah DKI Jakarta dan Sekitarnya pada 2-4 Januari 2020 berpotensi terjadi hujan lebat disertai angin kencang, kilat/petir. 

Berdasarkan prediksi lembaga-lembaga dunia lain dalam 2 minggu ke depan masih akan terjadi peningkatan curah hujan di wilayah Jabodetabek.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini