Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Antisipasi Banjir, Proyek SMART Tunnel Telan Biaya Rp7,1 Triliun

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Senin 13 Januari 2020 17:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 13 56 2152385 antisipasi-banjir-proyek-smart-tunnel-telan-biaya-rp7-1-triliun-wxv6lq9RHw.jpg Teknologi SMART Tunnel (Foto: Amusingplanet)

JAKARTA - Terowongan canggih SMART Tunnel telah mengurangi angka banjir dan kemacetan di Kuala Lumpur, Malaysia. Terowongan ini merupakan yang terpanjang dan memiliki teknologi maju.

Dilansir dari laman Road Traffic Technology, Senin (13/1/2020), terowongan canggih tersebut berdiameter 13,2 meter dan terdiri dari terowongan pintas 9,7 km. SMART Tunnel telah beroperasi pada 14 Mei 2007. Biaya proyek ini pada waktu itu sekira USD514 juta atau Rp7,1 triliun.

Terowongan canggih tersebut telah menangani sekira 30.000 mobil per hari dan telah digunakan 44 kali untuk mengalihkan air banjir. SMART Tunnel dimulai di Danau Kampung Berembang dan berakhir di Danau Taman Desa.

 Terowongan canggih SMART Tunnel telah mengurangi angka banjir dan kemacetan.

Baca juga: Teknologi SMART Tunnel Solusi Banjir di Tengah Kota

Terowongan mengalihkan air banjir dari pertemuan dua sungai besar yang mengalir melalui pusat Kuala Lumpur. Risiko kota terkena banjir diperkirakan setiap 100 tahun sekali.

Untuk pengendara, terowongan akan mengurangi waktu perjalanan antara Jalan Istana Interchange dan Kampung Pandan sekitar 15 menit menjadi hanya empat menit.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini