Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Fakta Hujan Es, Berukuran hingga 15 Cm dan Penyebab Tewasnya 250 Orang

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Selasa 21 Januari 2020 16:28 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 21 56 2156149 fakta-hujan-es-berukuran-hingga-15-cm-dan-penyebab-tewasnya-250-orang-8rRGJIJcAv.jpg (Foto: Magazine)

JAKARTA - Hujan es seukuran bola golf melanda sebagian wilayah tenggara Australia. Kejadian tersebut mengakibatkan kerusakan pada kaca jendela dan melukai burung. Sebelumnya, wilayah tersebut juga dilanda badai pasir besar.

Dilansir dari laman National Geographic, Senin (21/1/2020) hujan es terbentuk ketika tetesan air membeku bersama di daerah atas awan badai yang dingin. Sebagian besar hujan es berukuran antara 5 mm hingga 15 cm. Bentuknya cukup beragam dari yang bundar hingga sedikit lebih bergerigi.

Hujan es berbeda dengan hujan beku. Bila hujan beku jatuh dalam bentuk air dan kemudian membeku ketika mendekati tanah atau akan jatuh. Sementara itu, hujan es benar-benar jatuh sebagai benda padat.

Hujan es telah terjadi di banyak belahan dunia. Badai hujan es yang mematikan telah terjadi pada 1888 di Moradabad, India. Kejadian tersebut telah menewaskan lebih dari 250 orang.

 Hujan es seukuran bola golf melanda sebagian wilayah tenggara Australia.

China juga sering mengalami badai hujan es, seperti halnya bagian dari Amerika Serikat bagian barat tengah.

Hujan es dapat menyebabkan kerusakan ekstrem pada bangunan, kendaraan, dan tanaman. Tidak mengherankan, orang telah mencoba menemukan cara untuk mencegah hujan es.

Pada abad ke-18, orang Eropa mulai mencoba mencegah hujan es dengan menembakkan meriam ke awan dan membunyikan lonceng gereja.

Pada abad ke-20, Rusia dan Amerika Serikat mencoba penyemaian awan, di mana menambahkan partikel kimia ke awan dari roket atau pesawat terbang . Penyemaian awan dianggap mampu mengendalikan hujan dan hujan es.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini