Terkait Kasus Ilham Bintang, BRTI Soroti SOP Penggantian SIM Card Indosat Ooredoo

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Rabu 22 Januari 2020 10:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 22 207 2156457 terkait-kasus-ilham-bintang-brti-soroti-sop-penggantian-sim-card-indosat-6w9LJ2MDet.jpg Ilustrasi Kartu SIM. Foto : Istimewa

JAKARTA - Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) turut menyoroti kasus pembobolan rekening yang terjadi pada wartawan senior Ilham Bintang. Komisioner BRTI Bidang Hukum, I Ketut Prihadi mengungkapkan bahwa pihaknya telah meminta penjelasan dari Indosat Ooredoo.

Menurut Ketut, praktik penggantian Kartu SIM yang melawan hukum ini tidak akan terjadi apabila mekanisme dan Standar Operasioan Prosedur (SOP) dijalankan dengan baik.

Terkait dengan data identitas nasabah layanan keuangan yang melekat pada nomor seluler pelanggan pada Kartu SIM, BRTI akan berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Baca Juga : Tips agar Terhindar dari Aksi Kejahatan SIM Swap Fraud

"Ini dilakukan untuk dapat mengantisipasi celah-celah prosedur keamanan yang ada jika dikaitkan dengan layanan keuangan," ungkap Ketut saat dihubungi Okezone, Rabu (22/1/2020).

Tidak hanya itu, Ketut juga mengatakan bahwa pihak BRTI meminta operator lain untuk menerapkan mekanisme penggantian Kartu SIM dengan baik.

Baca Juga : Ahli Digital Forensik Sebut Pembobolan Rekening Ilham Bintang Kejahatan SIM Swap Fraud

"Untuk melindungi masyarakat, khususnya yang terkait dengan penggantian Kartu SIM, BRTI akan segera berkoordinasi dengan semua operator seluler untuk mencermati SOP penggantian kartu yang diberlakukan pada masing-masing operator seluler beserta implementasinya," kata Ketut.

Ketut melanjutkan ketika nanti ditemukan SOP yang belum mampu melindungi pelanggan. Maka akan dirumuskan SOP yang dapat mencegah penyalahgunaan identitas pelanggan tanpa hak atau melawan hukum.

Baca Juga : Waspada Ponsel BM, Ini Cara Cek Nomor IMEI Ponsel Anda

Sebelumnya, Ilham Bintang mengaku telah menjadi korban pembobolan rekening hingga mengalami kerugian ratusan juta rupiah. Pembobolan tersebut diduga akibat nomor ponselnya yang menggunakan provider Indosat Ooredoo dicuri oleh orang tidak dikenal.

Baca Juga : 3 Cara Pelaku Kejahatan Bobol Rekening Bank, Phishing hingga Smishing

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini