Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Para Ilmuwan Sedang Meramu Vaksin untuk Melawan Virus Korona

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Rabu 22 Januari 2020 11:33 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 22 56 2156498 para-ilmuwan-sedang-meramu-vaksin-untuk-melawan-virus-korona-thcW8B7Lbv.png Ilustrasi Ilmuwan. Foto : Pixabay

Para ilmuwan dari Institut Kesehatan Nasional (The National Institute of Health - NIH) yang berkantor pusat di Bethesda, Maryland, Amerika Serikat sedang mengembangkan vaksin untuk melawan virus baru virus korona yang telah menginfeksi ratusan orang dan menyebabkan 4 nyawa melayang di Asia.

“NIH sedang dalam proses tahap pertama mengembangkan vaksin ini,”ujar Direktur Nasional Bidang Alergi dan Penyakit Menular Institut Kesehatan Nasional Dr. Anthony Fauci, Selasa (21/01/2020).

Fauci menyebutkan, proses ini bakal butuh beberapa bulan hingga fase pertama uji klinis bisa dijalankan dan lebih dari setahun vaksin ini baru bisa digunakan.

Virus ini dilaporkan telah menginfeksi lebih dari 200 orang pada akhir Desember tahun lalu menurut Pemerintah China. Paling banyak terjadi di China dan sekarang sudah menyebar ke Thailand, Korea Selatan dan Jepang.

Virus ini aslinya menyerang binatang dan sekarang sudah dapat menular antarmanusia. Bermula di sebuah pasar di Kota Wuhan, 700 mil sebelah selatan Beijing.

Virus ini menyebabkan penyakit saluran pernapasan mulai dari flu biasa hingga kondisi parah seperti SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome), yang telah menewaskan hampir 800 orang pada 2003.

Sebuah tim ilmuwan di Texas, New York dan China juga sedang membuat vaksin untuk melawan virus ini. Demikian disampaikan Ilmuwan Vaksin dari Baylor College of Medicine di Houston, Amerika Serikat, Peter Hotez.

“Pelajaran yang kita ambil, infeksi virus korona ini serius, paling baru dan paling besar mengancam kesehatan warga dunia,”ujar Hotez.

Meski begitu, Hotez menambahkan, tantangan membuat vaksin untuk virus korona tidaklah sesulit membuat vaksin untuk virus lain seperti HIV dan Influenza.

“Setiap virus memiliki tantangan dan kesulitan tersendiri. Namun virus korona relatif dapat langsung ditarget,”ujar Hotez.

Saat vaksin sudah dibuat, katanya, para pekerja medislah yang pertama kali bakal menerima karena merekalah yang telah terpapar pasien-pasien yang terinfeksi virus korona.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini