Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cara Bekerja Lidah Elektronik Buatan Dosen UGM

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Rabu 22 Januari 2020 12:12 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 22 56 2156528 cara-bekerja-lidah-elektronik-buatan-dosen-ugm-XTawfCMMeP.jpg Elto bisa untuk membuktikan keaslian produk. Foto : Istimewa

Dosen Fisika FMIPA Universitas Gajah Mada sekaligus peneliti di Institute of Halal Industry and System (IHIS) UGM, Dr. Eng. Kuwat Triyana, M.Si., berhasil mengembangkan lidah elektronik (electronic tounge) yang disebut elto.

Alat multi fungsi ini bermanfaat untuk otentikasi halal hingga deteksi keaslian dan kualitas produk makanan secara cepat, akurat, dan portable.

“Alat ini bisa digunakan sebagai metode untuk membuktikan keaslian produk-produk makanan, seperti kopi luwak dan zam-zam, deteksi kontaminasi produk dan kehalalannya, deteksi cepat narkotika dan lainnya,”ujar Kuwat di Laboratorium Fisika Material dan Insumentasi (Fismatel) Departemen Fisika FMIPA UGM seperti dikutip dari keterangan resmi, Rabu (2/01/2020).

Bekerja layaknya lidah manusia, elto bisa menganalisis berbagai macam rasa, seperti pahit, asin, asam, manis, dan gurih atau umami.

Cara pengoperasian perangkat ini mudah. Sampel produk yang akan dideteksi cukup dilarutkan atau diseduh dengan air atau alkohol tergantung sifat sampelnya. Selanjutnya ujung larik sensor dicelupkan ke dalam larutan sampel tersebut selama 1-2 menit. Kemudian data diproses berbasis kecerdasan buatan hingga dengan mudah diambil sebuah keputusan atas sampel tersebut.

“Hasilnya, tidak lebih dari 2 menit sudah bisa dilihat di layar komputer atau perangkat berbasis Android apakah produk tersebut asli atau tidak, halal atau tidak, serta tingkatan kualitas tertentu,” ungkapnya.

Selain mampu mendeteksi secara cepat, alat ini juga memiliki akurasi tinggi yakni lebih dari 98 persen. Keunggulan lain dan yang membedakan dengan alat yang sudah ada di pasaran adalah bersifat portabel, dapat terhubung secara nirkabel dengan perangkat berbasis Android dan komputer.

Juga dapat terhubung ke jaringan internet sehingga memungkinkan untuk dibawa dan digunakan untuk melakukan tes di berbagai tempat secara langsung berbasis IoT.

Tak hanya bisa mendeteksi keaslian produk, elto juga mampu mendeteksi kualitas produk. Misalnya pada teh hitam dan kakao, bisa diketahui kualitasnya apakah masuk tingkatan premium, sedang, atau rendah.

Disamping itu, bisa digunakan sebagai detektor kehalalan misalnya gelatin dan kontaminasi dalam produk makanan serta kosmetik. Alat ini juga sedang diujikan untuk mampu mendeteksi narkotika yang pengembangannya bekerja sama dengan Mabes Polri.

“Ke depan terus kita kembangkan tidak hanya untuk industri makanan, tetapi juga untuk kepentingan diagnosis medis dan industri farmasi, seperti deteksi penggunaan narkoba, tembakau gorila, lumpuh layu, dan deteksi penyakit lain, serta hal lainnya tergantung alat tersebut di-training untuk apa,” paparnya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini