Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Teknologi Biometrik Atasi Kekurangan KTP dan KK saat Registrasi SIM Card

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Kamis 23 Januari 2020 15:24 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 23 54 2157227 teknologi-biometrik-atasi-kekurangan-ktp-dan-kk-saat-registrasi-sim-card-HL8JksPS0I.jpg (Foto: Ibtimes)

JAKARTA - Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) berencana untuk menerapkan sistem biometrik untuk registrasi SIM Card. Sistem biometrik ini dapat menggunakan pemindai wajah, iris mata atau sidik jari. Meskipun demikian, rencana ini masih dalam tahap pembicaraan dengan operator seluler.

Cara baru untuk registrasi SIM Card ini kabarnya untuk meningkatkan keamanan pengguna. Komisioner Badan Hukum BRTI, I Ketut Prihadi mengakui registrasi menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) masih ada celah kekurangan.

“Kalau sekarang kan registrasi kartu SIM baru dengan NIK atau KK SMS dan kirim ke 4444, nanti sudah tidak begitu lagi," kata Ketut saat ditemui usai Konferensi Pers Pembobolan Rekening Bank Melalui Pergantian SIM Card di Jakarta, Rabu (22/1/2020).

Apabila masih menggunakan KTP dan KK, data pribadi ini bisa saja disalahgunakan oleh orang lain dan operator tidah mengetahui. Berbeda dengan teknologi biometrik, maka diperlukan wajah pengguna atau sidik jari.

"Terserah operator mau menggunakan otentikasi yang mana," ujar Ketut. Hal ini bisa mencegah kejahatan pembajakan SIM Card.

Seperti diketahui, belum lama ini terjadi kasus pembobolan rekening bank wartawan senior Ilham Bintang melalui pergantian SIM Card. Pelaku pembobolan diduga telah menggunakan data pribadi Ilham Bintang untuk mengganti SIM Card.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini