Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cara agar Terhindar dari Kejahatan Phishing, Smishing dan Vishing

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Jum'at 24 Januari 2020 11:38 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 24 207 2157627 cara-agar-terhindar-dari-kejahatan-phishing-smishing-dan-vishing-QPDURADjvc.jpg Ilustrasi (Foto: Hacker Noon)

JAKARTA - Pelaku kejahatan siber memiliki berbagai cara untuk meretas target. Salah satunya dengan Phishing yang merupakan metode untuk mengelabui korban. Metode ini biasanya digunakan untuk mendapatkan informasi pribadi seperti nomer ponsel hingga akun bank.

Phising seringkali dikirim melalui email. Ada juga metode lainnya dengan menggunakan SMS atau Smishing dan Vishing dengan panggilan suara. Kali ini Okezone akan membahas beberapa cara agar Anda terhindar dari kejahatan Phising, Smishing, dan Vishing.

Berikut ulasannya, seperti dilansir dari laman Better Money Habits, Kamis (23/1/2020).

Phishing

Pelaku kejahatan siber seringkali mengirimkan pesan rekayasa melalui email beserta link tautan. Link tersebut merupakan jebakan untuk target memberikan beberapa informasi pribadi.

Biasanya berisi formulir yang menanyakan secara rinci data target. Bila mendapati hal tersebut, jangan membukan tautan link dan memberikan informasi.

Untuk memverifikasi pesan, kunjungi situs web bank atau perusahaan dengan memasukkan alamat mereka langsung ke browser.

Selain itu, nyalakan filter spam email untuk mencegah beberapa email mencurigakan. Kemudian, ketika Anda mengetahui bahwa email merupakan upaya phishing, gunakan fitur sampah, laporan, atau blokir layanan email.

 Pelaku kejahatan siber memiliki berbagai cara untuk meretas target.

Vishing

Vishing merupakan metode untuk mengelabui korban dengan cara panggilan suara. Modus pelaku vishing biasanya mengaku sebagai perusahaan atau pihak berwenang. Mereka akan meminta informasi rahasia atau paling parahnya meminta sejumlah uang.

Ciri-ciri vishing yakni nomor ponsel tidak dikenal, biasanya mereka mengaku sebagai perusaaan atau pejabat pemerintahan. Seperti yang belakangan terjadi, pelaku vishing mengaku sebagai operator salah satu perusahaan ojek online ternama. Mereka meminta kode One Time Password (OTP) yang dikirim melalui pesan teks.

Waspada apabila Anda menyadari pelaku melakukan teknik Vishing ini. Berhati-hati untuk tidak memberikan keterangan atau informasi pribadi. Anda harus memastikan apakah orang yang menelefon adalah pihak resmi atau bukan.

Smishing

Smishing merupakan metode untuk mengelabui target dengan pesan teks (SMS). Ciri-ciri pelaku smishing biasanya lebih mudah dikenali, mereka menggunakan nomor pribadi ketimbang nomor perusahaan.

Selain itu mereka biasanya menggunakan modus hadiah dalam jumlah besar. Anda perlu berhati-hati bila mendapatkan SMS yang mencurigakan dan jangan mudah memberikan informasi pribadi sebelum memastikan pihak yang menghubungi Anda.

1
3
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini