Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Drone PUNA MALE BPPT Diharapkan Perkuat Skuadron TNI AU

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Jum'at 24 Januari 2020 17:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 24 56 2157846 drone-puna-male-bppt-diharapkan-perkuat-skuadron-tni-au-8XtHCgeIeD.jpg (Foto: Ist)

JAKARTA - Pemerintah mendorong penerapan teknologi dalam segala sektor termasuk di industri pertahanan. Belum lama ini, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) melakukan pengembangan Pesawat Udara Nir Awak (PUNA) atau drone, tipe Medium Altitude Long Endurance (MALE) atau disebut PUNA MALE.

Dalam keterangan resmi kepada Okezone, kepala BPPT Hammam Riza mengatakan purwarupa (prototype) drone PUNA MALE Elang Hitam (EH-1) sudah ditarik keluar hanggar atau roll out pada akhir 2019 di PT. Dirgantara Indonesia (DI) Bandung, Jawa Barat.

"Pesawat Tanpa Awak atau PUNA MALE ini hasil rancang bangun, rekayasa dan produksi anak bangsa. Sudah di roll out dari hanggar PT. DI Bandung, 30 Desember 2019," kata Hammam.

Lebih lanjut Hammam mengungkapkan PUNA MALE Elang Hitam ini diharapkan mampu mengisi skuadron Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) dalam mengawasi wilayah NKRI melalui wahana udara.

Penjagaan ini diyakini pula sangat efisien dan mampu meminimalisir risiko kehilangan jiwa, karena dioperasikan tanpa awak.

 Pemerintah mendorong penerapan teknologi dalam segala sektor termasuk di industri pertahanan.

Drone PUNA MALE Elang Hitam sesuai rencana pengembangannya akan dipersenjatai rudal dan mampu terbang hingga 30 jam nonstop dengan ketinggian jelajah hingga 23.000 kaki.

Hammam mengatakan, dua prototype PUNA MALE akan dibuat lagi tahun ini. Pengintegrasian sistem senjata pada prototype PUNA MALE dilakukan pada 2020. 

"Kedua purwarupa PUNA MALE tersebut nanti akan diuji kekuatan struktur di BPPT, yang juga akan melakukan uji terbang," papar Hammam.

Hammam melanjutkan pemanfaatan PUNA MALE ini membutuhkan rangkaian sertifikasi. Mulai dari sertifikasi produk militer, yang prosesnya sudah dimulai  sejak 2019.

Setelah itu, diperlukan Sertifikat Tipe dari Pusat Kelaikan Kementerian Pertahanan RI (IMAA), yang ditargetkan rampung pada akhir 2021. Selanjutnya diharapkan PUNA MALE mendapatkan sertifikasi tipe produk militer pada 2023.

"BPPT dan konsorsium PUNA MALE sangat membutuhkan dukungan Presiden, Menhan dan Panglima TNI untuk akselerasi program MALE Kombatan Elang Hitam," ungkapnya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini