Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Astronom Deteksi Oksigen di Atmosfer Bintang Kuno

Minggu 26 Januari 2020 16:28 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 26 56 2158558 astronom-deteksi-oksigen-di-atmosfer-bintang-kuno-26nCKOeGRR.jpg (Foto: Gabriel Perez, SMM (IAC))

CALIFORNIA - Astronot menemukan keberadaan oksigen di atmosfer bintang kuno. Beberapa tim astronom bekerja untuk mengungkap temuan baru mereka.

Tim astronom dari University of California San Diego, the Instituto de Astrofísica de Canarias (IAC) dan University of Cambridge mendeteksi oksigen di atmosfer bintang tertua. Para ilmuwan menyebutkan bintang itu sebagai J0815+4729, seperti dikutip iNews.id.

Penemuan baru yang dibuat menggunakan W.M. Keck Observatory di Maunakea, Hawaii menganalisis susunan kimiawi bintang kuno. Analisis memberikan petunjuk penting mengenai bagaimana oksigen dan unsur penting lain diproduksi pada generasi pertama bintang di alam semesta.

Hasil penemuan terbaru diterbitkan dalam The Astrophysical Journal Letters edisi 21 Januari 2020.

"Ini memberitahu kita tentang beberapa waktu paling awal di alam semesta dengan menggunakan bintang-bintang di halaman belakang kosmik kita," kata Keck Observatory Chief Scientist John O'Meara yang diberitakan Physc, Minggu (26/1/2020).

 Astronot menemukan keberadaan oksigen di atmosfer bintang kuno.

Ia berharap dapat melihat lebih banyak pengukuran seperti ini, sehingga pihaknya dapat lebih baik memahami penyamaian oksigen paling awal dan unsur-unsur lain di seluruh alam semesta muda.

Oksigen adalah unsur ketiga paling melimpah di alam semesta setelah hidrogen dan helium. Unsur kimia tersebut juga sangat penting bagi semua bentuk kehidupan di Bumi.

Oksigen juga merupakan komponen unsur utama kerak Bumi. Namun, oksigen tidak ada di alam semesta awal. Unsur kimia ini diciptakan melalui reaksi fusi nuklir yang terjadi jauh di dalam bintang-bintang yang paling masif.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini