Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menkominfo: Denda Pelanggaran Data Pribadi Bisa Capai Rp100 Miliar

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Rabu 29 Januari 2020 11:04 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 29 54 2159935 menkominfo-denda-pelanggaran-data-pribadi-bisa-capai-rp100-miliar-26p6fLNlzI.jpg (Foto: Government Technology)

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G Plate mengungkapkan denda terhadap pelanggaran data pribadi bisa mencapai Rp100 miliar. Angka tersebut merupakan angka denda terbanyak dalam Rancangan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP) yang diserahkan ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) oleh Presiden RI.

Meksipun demikian, Menteri Johnny menegaskan bahwa sanksi dan jenis perkara hukum yang diberikan akan berbeda sesuai jenis pelanggarannya.

“Terkait denda, penalti, sanksi serta pidana dan perdata akan dilaksanakan sesuai pelanggarannya. Tidak benar kalau UU (Undang-undang) di Indonesia pro perdata, tidak benar juga kalau pro pidana, sesuai dengan kesalahan,” kata Johnny di Kantor Kominfo, Selasa (28/1/2020).

Mengenai pembentukan Badan Pengawas untuk mengawasi jalannya UU PDP, Johnny mengungkapkan nantinya akan dibahas di DPR.

 Denda terhadap pelanggaran data pribadi bisa mencapai Rp100 miliar.

“Tetapi karena ini berkaitan dengan data kependudukan, data pribadi rakyat kita, bahkan data pribadi yang bukan WNI, yang terkait dengan WNI maka perlu ada manajemen yang akuntabel,” kata dia.

Untuk diketahui, Rancangan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi telah selesai diserahkan kepada DPR.

"Pemerintah dalam hal ini Presiden RI telah menyampaikan surat kepada DPR dengan mengirim secara resmi kepada DPR," kata Menteri Johnny.

Johnny berharap RUU PDP dapat diproses dengan cepat di DPR, serta mengajak partisipasi masyarakat untuk memberikan masukan serta pandangan untuk melengkapi UU PDP (Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi).

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini