Intip Beda Galaxy Z Flip dan Motorola Razr

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Kamis 30 Januari 2020 13:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 30 57 2160644 intip-beda-galxy-z-flip-dan-motorola-razr-a7ZjHpnFFx.png Motorola Razr. Foto : Istimewa

JAKARTA - Beberapa vendor tampaknya masih berlomba-lomba untuk mengembangkan ponsel dengan fitur lipat. Pada November 2019, Motorola membawa gebrakan baru dengan merilis ponsel lipat Motorola Razr. Ponsel tersebut cukup berbeda dengan ponsel lipat yang sebelumnya telah diluncurkan lebih dulu yakni Galaxy Fold dan Huawei Mate X.

Motorola Razr mengadopsi ponsel lipat bentuk clamshell, dimana ponsel dapat dilipat secara vertikal. Sementara Galaxy Fold dan Huawei Mate X mengusung konsep tablet yang mampu dilipat sehingga terlihat seperti ponsel pintar.

Menariknya, belum lama ini Samsung dikabarkan tengah mengembangan penerus Galaxy Fold yang dijuluki Galaxy Z Flip. Dari bocoran ponsel yang beredar, Galaxy Z Flip memiliki bentuk mirip Motorola Razr yakni dilipat vertikal. Meskipun demikian ada beberapa perbedaan.

Galaxy Z Flip

Galaxy Z Flip baru akan diluncurkan pada Februari 2020 dalam acara Samsung Unpacked. Meskipun belum resmi diluncurkan, beberapa bocoran mengenai ponsel sudah banyak beredar. Ponsel hadir dengan desain bezel yang tipis. Kamera depannya mengadopsi tampilan punch hole. Pada bagian belakang kabarnya akan ada dual kamera, ada juga yang menyebutkan empat kamera.

Layarnya akan mengusung ukuran 6,7 inci yang nantinya bisa terlipat menjadi dua. Layar sekundernya saat dilipat hanya berukuran 1,6 inci.

Pada sisi dapur pacu, ponsel ini dikatakan mengusung Qualcomm Snapdragon 855+ dengan RAM 8GB dan penyimpanan internal 256GB. Ponsel kabarnya akan dibanderol dengan harga yang lebih murah dari Motorola Razr.

Motorola Razr

Di sisi lain, Motorola Razr sudah dirilis terlebih dahulu pada November 2019. Ponsel hadir dengan RAM 6GB dan penyimpanan internal 128GB. Perangkat ini memiliki kamera utama 16 MP dan kamera selfie 5MP. Ponsel lipat dengan baterai 2.510 mAh ini mendukung konektivitas USB Type-C, sensor sidik jari dan pengisian baterai cepat.

Ponsel sebelumnya dikabarkan tersedia pada 6 Februari 2020. Pemesanan (pre-order) perangkat dibuka pada 26 Januari 2020 dengan harga USD1.499 atau Rp19,6 jutaan. Kabar terbaru menyebutkan bahwa ketersediaan ponsel akan diundur menjadi 18 Februari 2020 karena banyaknya permintaan pasar. (AHL)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini