Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ilmuwan Australia Mereplikasi Virus Korona

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Jum'at 31 Januari 2020 09:32 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 31 56 2161062 ilmuwan-australia-mereplikasi-virus-korona-WKUtdc0VDx.jpg Replikasi Virus Korona (Foto: Peter Doherty Institute for Infection and Immunity)

JAKARTA - Ilmuwan Australia berhasil mereplikasi virus korona. Replikasi virus artinya menggandakan atau reproduksi.

Penemuan tersebut diharapkan dapat membantu upaya untuk mendiagnosis dan mengobati virus yang tengah mewabah di China dan beberapa negara.

"Kami telah merencanakan insiden seperti ini selama bertahun-tahun, dan itulah mengapa kami bisa mendapatkan jawaban dengan begitu cepat," kata Dr Mike Catton dari Peter Doherty Institute for Infection and Immunity, seperti dilansir dari laman BBC, Jumat (31/1/2020).

Catton mengatakan bahwa replikasi virus korona tersebut bisa digunakan sebagai bahan kontrol untuk pengujian. Pengujian ini bisa melibatkan tes diagnosis dini yang dapat mendeteksi virus pada orang yang belum menunjukkan gejala.

"Tes antibodi akan memungkinkan kita untuk menguji secara retrospektif pasien yang dicurigai sehingga kita dapat mengumpulkan gambaran yang lebih akurat tentang seberapa luas virus itu, dan akibatnya, antara lain, tingkat kematian yang sebenarnya," kata Dr Catton.

 Ilmuwan Australia Mereplikasi Virus Korona

"Ini juga akan membantu dalam penilaian efektivitas vaksin percobaan," imbuh dia.

Dalam beberapa hari terakhir, jumlah kasus virus di China telah melonjak dengan cepat, meskipun pihak berwenang berjuang untuk mencegah penyebarannya.

Pemerintah China telah mengambil tindakan luas untuk secara efektif menutus akses Wuhan di provinsi Hubei, tempat virus itu berasal, dan kota-kota di sekitarnya. Hingga berita ini diturunkan sudah ada 8.236 pasien yang terinfeksi virus korona.

Virus juga menyebar di luar China seperti Thailand, Jepang, Hongkong, Singapura, Australia, Taiwan, Malaysia, Macau, Amerika, Prancis, Jerman, Korea Selatan, Arab Saudi, Kanada, Vietnam, Kamboja, Finlandia, India, Nepal, Filipina, dan Sri Lanka.

(ahl)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini