Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

3 Hal Agar Media Berkembang di Era Disrupsi

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Minggu 09 Februari 2020 22:04 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 09 207 2165827 3-hal-agar-media-berkembang-di-era-disrupsi-MGwV8UuPwH.jpg Menkominfo Johnny G Plate. Foto : Dok. Kominfo

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate menyatakan agar media massa bisa berkembang di era disrupsi, Pers Indonesia harus memperhatikan tiga hal, yaitu invensi, inovasi dan investasi.

"Bila tidak memperhatikan 3I, media massa tersebut tak akan maju, dan bahkan cenderung mati sendiri. Kita akan tertinggal kalau kita tidak melakukan invensi,” ujarnya saat memberikan sambutan dalam acara Konvensi Nasional Media Massa memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2020, di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu (08/02/2020).

Disrupsi yang tengah berlangsung saat ini, menurut Menteri Kominfo tidak hanya membawa teknologi yang hebat tapi juga kekuatan modal kapital yang begitu besar. "Sehingga kita perlu melihat konsolidasi nasional. Bagaimana kita mengatur dan menata industri ini di dalam negeri. Kita tidak bisa lihat lagi paham-paham monopolistik, berpikir sendiri-sendiri,” tandasnya.

Menurut Menteri Johnny, invensi harus menjadi suatu keharusan dan mutlak. Tanpa inovasi yang relevan dengan kepentingan pasar. "Bahkan meng-create pasarnya membantu solidaritas pasarnya domestik, maka kita akan menjadi sunset industri. Kecepatan mengambil keputusan dan mitigasi resiko serta kemampuan untuk mengambil keputusan investasi, is now matters," paparnya.

Dalam Forum Konvensi Nasional Media Massa (KNMM) itu, Menteri Kominfo berpesan agar pengelola media massa bersatu supaya memiliki kekuatan yang betul-betul utuh. “Sebagai contoh, dalam penyedia kabel optik sebagai sarana dan prasarana komunikasi atau media digital masing-masing, semestinya mereka (penyedia sarana dan prasarana media digital, red.) bersatu sehingga bisa menjadi kekuatan yang dahsyat," tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Johnny mengingatkan dan sekaligus mengajak semua pihak, tidak terkecuali para insan pers agar memerangi berita-berita hoaks. Tercatat, di Indonesia sendiri terdapat 73 sumber berita-berita hoaks yang harus kita lawan, karena bisa menyesatkan pemikiran. "Karena berita hoaks tersebut hanya akan menghabiskan energi atau suatu hal yang sia-sia dalam membangun negara dan bangsa ini," ajaknya kepada ratusan insan pers yang datang dari berbagai penjuru tanah air.

(ABD)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini