Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pembangkit Listrik Tenaga Listrik, Teknologi Tunggal Paling Murah

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Senin 10 Februari 2020 14:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 10 207 2166105 pembangkit-listrik-tenaga-listrik-teknologi-tunggal-paling-murah-0oBjOXkYt8.jpg Ilustrasi reaktor nuklir. Foto : Istimewa

Berdasarkan analisis makroekonomi di berbagai studi telah terjawab bahwa Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) merupakan teknologi tunggal dan paling murah dalam segala situasi.

"PLTN juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan lapangan pekerjaan di seluruh lini ekonomi (multiplier effects). PLTN hadir sebagai spill over knowledge, impuls yang bakal menumbuhkan industri yang memiliki daya saing, kemandirian, serta mampu mewujudkan kesejahteraan anak negeri,”ujar Staf Ahli Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Bidang Relevansi dan Produktivitas Agus Puji Prasetyono.

Dalam hitungan, kata Agus, sebuah pembangkit dengan bahan bakar batu bara atau gas untuk 1.000 MW selama satu tahun memerlukan bahan bakar sebesar 21 ton uranium (PLTN). Ini setara dengan 970.000 ton gas, 1.310.000 ton bahan bakar minyak, dan 2.360.000 ton batu bara.

Realitas tersebut membuktikan bahwa PLTN mampu memenuhi keekonomian dan dapat dipertimbangkan sebagai energi pilihan.

Pemanfaatan energi nuklir akan bermakna jika faktor kritis akselerasi implementasi kebijakan dapat integrasikan dan dipertimbangkan dengan baik, yakni perlunya peningkatan anggaran untuk riset sedikitnya sebesar 1 persen PDB.

Dengan anggaran tersebut, para peneliti, perekayasa, dan akademisi dapat memulai sebuah lompatan baru memperkecil ketertinggalan inovasi, terutama dalam melakukan persiapan penguasaan teknologi pembangkit energi bersih, melimpah, dan berkelanjutan.

"Langkah berani ini tentu berdampak pada lahirnya skema baru dalam peta energi nasional,”ujar Agus.

(ABD)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini