Fiberisasi Jaringan agar Operator Telekomunikasi Siap Gelar 5G

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Rabu 12 Februari 2020 14:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 12 54 2167313 fiberisasi-jaringan-agar-operator-telekomunikasi-siap-gelar-5g-MlQdrpkOGK.jpg Ilustrasi (Dok. Okezone)

JAKARTA - Pemerintah telah meminta operator seluler untuk melakukan fiberisasi jaringan sebelum akhirnya menggelar 5G. Fiberisasi jaringan dilakukan untuk mempermudah implementasi 5G, di mana Base Transceiver Station (BTS) nantinya terhubung dengan jaringan fiber optik.

Wakil Presiden Direktur 3 Indonesia, M. Danny Buldansyah turut mengomentari hal tersebut. Menurutnya, imbauan pemerintah itu merupakan bagian dari persiapan operator seluler menuju 5G. Meskipun demikian, bukan untuk 5G saja, fiberisasi jaringan dilakukan untuk meningkatkan kualitas jaringan operator.

"Fiberisasi dibutuhkan untuk meningkatkan jaringan, seperti tadi jaringan 4,5G Pro 3 Indonesia akan 8 kali lebih cepat," kata Danny di Jakarta, Rabu (12/2/2020).

Ia mengatakan, fiberisasi untuk teknologi di masa depan dan 3 Indonesia menyatakan siap untuk 5G.

"Untuk 5G sendiri kita perlu menunggu dari pemerintah untuk mendapatkan road map dari pemerintah. Equipment dan jaringan kita sudah siap untuk 5G," katanya.

Chief Technical Officer 3 Indonesia, Desmond Cheung mengungkapkan pihaknya terus melanjutkan fiberisasi jaringan karena langkah ini penting untuk implementasi 5G ke depan.

Jaringan baru 3 Indonesia mengadopsi sistem fiberisasi dan ring topology, di mana sistem ini mampu memperkuat transmisi jaringan lebih stabil. Selain itu teknologi MIMO juga diterapkan sebagai upaya pembaharuan dari 4G ke 5G.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini