Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Radio Miliki Peran Penting saat Perang Dunia I

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Kamis 13 Februari 2020 16:08 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 13 56 2167942 radio-miliki-peran-penting-saat-perang-dunia-i-6oQFJzWAdP.jpg (Foto: The Conversation)

JAKARTA - Radio saat ini berkembang pesat. Siaran radio kini bisa didengarkan melalui streaming di smartphone.

Jauh sebelum abad ke-20 ilmuwan berlomba untuk menemukan radio. Bahkan ada perdebatan tentang siapa yang sebenarnya menciptakan radio.

Pada 1893 penemu Nikolai Tesla memperagakan radio nirkabel di St. Louis, Missouri. Kendati demikian, Guglielmo Marconi adalah orang yang paling sering dikreditkan sebagai ayah dan penemu radio.

Marconi dianugerahi paten telegrafi nirkabel pertama di Inggris pada 1896, mengamankan posisinya dalam sejarah radio.

Sebelum tahun 1920-an, radio terutama digunakan untuk menghubungi kapal-kapal yang berada di laut. Komunikasi radio tidak begitu jelas, sehingga operator biasanya mengandalkan penggunaan pesan kode Morse.

Ini sangat bermanfaat bagi kapal di air, terutama selama situasi darurat. Dengan Perang Dunia I, pentingnya radio menjadi jelas dan kegunaannya meningkat secara signifikan.

Selama perang, militer menggunakannya hampir secara eksklusif dan itu menjadi alat yang tak ternilai dalam mengirim dan menerima pesan kepada angkatan bersenjata secara real time, tanpa perlu utusan fisik.

Pada 1920-an, setelah perang, warga sipil mulai membeli radio untuk penggunaan pribadi. Di seluruh AS dan Eropa, stasiun penyiaran seperti KDKA di Pittsburgh, Pennsylvania dan British Broadcasting Company (BBC) Inggris mulai muncul ke permukaan.

Selama Perang Dunia II, radio sekali lagi memenuhi peran penting bagi Amerika dan Inggris. Dengan bantuan jurnalis, radio menyampaikan berita perang kepada publik.

Itu juga merupakan sumber pengumpulan dan digunakan oleh pemerintah untuk mendapatkan dukungan publik untuk perang. Di Inggris, ini menjadi sumber informasi utama setelah penutupan stasiun televisi. Cara penggunaan radio juga mengubah dunia setelah Perang Dunia II.

Radio sebelumnya menjadi sumber hiburan dalam bentuk program serial. Setelah perang, radio mulai lebih fokus pada memainkan musik. Stasiun radio FM mulai menyalip stasiun AM asli, dan bentuk-bentuk musik baru, seperti rock and roll, mulai muncul.

Radio tradisional dan siaran radio telah menjadi bagian dari masa lalu. Alih-alih, radio terus berevolusi untuk mengikuti perkembangan teknologi saat ini, dengan stasiun satelit dan streaming internet semakin populer.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini