Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

MWC 2020 Barcelona Batal, GSMA Masih Punya MWC Shanghai dan Los Angeles

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Jum'at 14 Februari 2020 09:52 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 14 207 2168277 mwc-2020-barcelona-batal-gsma-masih-punya-mwc-shanghai-dan-los-angeles-j0Y8CCnuqo.jpg Ilustrasi (Foto: 9to5google)

JAKARTA- Mobile World Congress (MWC) 2020 yang digelar di Barcelona pada 24-27 Februari 2020 resmi dibatalkan. Ini menjadi sejarah tersendiri bagi industri teknologi dunia,  pasalnya selama 33 tahun penyelenggaraannya baru kali ini MWC dibatalkan.

Acara dibatalkan lantaranvirus korona yang tengah mewabah dibeberapa negara. Sejumlah perusahaan besar seperti Sony, LG, Amazon, Nvidia, Facebook, dan Ericsson sebelumnya juga membatalkan kehadirannya. 

Awalnya GSMA sebagai penyelenggara optimis MWC 2020 akan tetap digelar ditengah situasi virus korona. GSMA memberikan beberapa syarat untuk pengunjung MWC 2020, diantaranya melarang semua pelancong dari provinsi Hubei China, meminta pengunjung dari China untuk membuktikan bahwa mereka belum berada di China setidaknya selama 14 hari, dan menyaring peserta yang mengalami demam. Serta memperhatikan kebersihan venue dan bekerjasama dengan otoritas kesehatan setempat.

Seorang analis riset di perusahaan konsultan Futuresource, Stephen Mears mengungkapkan bahwa pembatalan MWC 2020 menjadi pukulan besar pada pemasaran industri smartphone. Pasalnya, banyak perusahaan berencana untuk membuat pengumuman selama pertemuan di Barcelona. Samsung, Huawei, Sony, dan lainnya diharapkan meluncurkan produk baru.

Meskipun MWC 2020 di Barcelona dibatalkan. GSMA masih merencanakan acara-acara lain, termasuk MWC Shanghai pada Juni dan Juli, serta MWC Los Angeles pada Oktober. Pastinya GSMA masih menimbang perkembangan virus korona yang diharapkan seger mereda.

Menurut Mears acara tersebut mungkin akan lebih penting, meskipun MWC Barcelona juga penting.

"MWC kemungkinan akan tetap menjadi pusat utama industri seluler bergerak maju, dengan kurangnya pertunjukan tahun ini lebih dari mungkin menghasilkan ekspektasi yang meningkat pada tahun 2021," katanya.

(ahl)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini