Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemadaman Internet Terjadi 200 Kali, Paling Banyak di Asia

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis · Rabu 26 Februari 2020 11:56 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 26 207 2174295 pemadaman-internet-terjadi-200-kali-paling-banyak-di-asia-xvjoOs70JR.jpg Ilustrasi (Foto: Technipages)

JAKARTA- Kelompok pegiat hak-hak digital Access Now mengungkapkan bahwa terjadi pemadaman internet sebanyak 200 kali di 33 negara berbeda. Kebanyakan penutupan internet terjadi di Asia, angkanya bahkan hampir mencapai 150 kali.

Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) menyatakan pada tahun 2016 bahwa akses internet termasuk dalam hak asasi manusia dan salah satu target dari Sustainable Development Goals (SDG) adalah akses universal terhadap internet. Namun tampaknya tidak semua penguasa negara setuju pada ide itu.

Bulan Agustus 2019, Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed menyatakan bahwa internet itu "bukan air atau udara" sehingga penutupan internet tetap menjadi alat penting untuk menjaga stabilitas nasional.

Penutupan internet di Indonesia terjadi di Papua pada tahun 2019, di mana pemerintah mengaku melakukannya untuk mencegah penyebaran berita palsu.

Blokir yang dilakukan oleh pemerintah ini memiliki dampak besar terhadap ekonomi dan birokrasi di Papua secara keseluruhan. Pejabat di Biro Humas dan Protokol Pemprov Papua, Gilbert Yakwar, bulan Agustus 2018 mengatakan komunikasi dengan gubernur dan pemerintah pusat mandek karena blokir ini.

"Kami sangat terganggu dari jalur komunikasi dengan daerah dan pusat. Administrasi yang bersifat elektronik yang biasa masuk setiap hari semua terganggu," ujar Gilbert.

Protes itu juga mengganggu para pengusaha dan perjalanan karena sulit memesan tiket secara daring.

Pemblokiran selama kurang lebih satu bulan ini membuat pemerintah Indonesia digugat di pengadilan oleh para pegiat karena dianggap mengganggu kebebasan informasi di kawasan itu.

(amr)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini