Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Regulasi IMEI, Masyarakat Diminta Tidak Resah

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Jum'at 28 Februari 2020 20:59 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 28 207 2175845 regulasi-imei-masyarakat-diminta-tidak-resah-UVzvjWMC86.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

JAKARTA- Direktur Jenderal Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika, Ismail mengimbau masyarakat agar tidak resah dengan adanya regulasi IMEI. Regulasi IMEI baru akan berlaku pada 18 April 2020. Untuk saat ini, aturan IMEI belum berlaku untuk ponsel yang dibeli sebelum tanggal tersebut.

“Regulasi ini berlaku ke depan, sehingga bagi masyarakat yang saat ini perangkatnya sudah aktif meski tidak terdaftar di Kemenperin (ilegal) tidak perlu resah. Perangkat yang sudah aktif sebelum masa berlaku 18 April 2020 akan tetap tersambung ke jaringan,” kata Ismail.

Sehingga untuk ponsel yang dibeli setelah aturan berlaku harus dicek keabsahan nomor IMEI-nya. Untuk itu, Ismail mengatakan masyarakat perlu bersikap kritis.

“Pastikan untuk melakukan cek IMEI pada website resmi Kementerian Perindustrian (Kemenperin), sebelum membeli ponsel melalui toko maupun situs online,” kata Ismail.

Untuk diketahui, Pemerintah memilih mekanisme white list untuk pengendalian nomor IMEI. Skema ini memungkinkan konsumen untuk menguji ponsel sebelum membeli. Ponsel yang IMEI-nya ilegal tidak akan mendapatkan sinyal jaringan setelah diberi sim card.

“Kalau whitelist sejak awal ketika dihidupkan, saat orang memasukan SIM card langsung tidak dapat sinyal, jadi tercegah. Dengan sistem whitelist ini sifatnya preventif, “ kata dia.

(amr)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini