Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Perusahaan China Kembangkan Teknologi Pengenal Wajah di Tengah Wabah Korona

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Selasa 10 Maret 2020 10:40 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 03 10 56 2180889 perusahaan-china-kembangkan-teknologi-pengenal-wajah-di-tengah-wabah-korona-qKkTAtBe9G.jpg (Foto: Computerworld)

JAKARTA - Virus korona tengah mewabah di dunia, sebagian besar di wilayah China. Penggunaan masker tampaknya menjadi pemandangan umum yang terlihat di negeri tirai bambu tersebut.

Ketika seseorang memakai masker, maka hanya sebagian wajah saja yang terlihat. Hal ini mungkin akan menimbulkan masalah terkait pengawasan di China.

Oleh karena itu, teknologi dikembangkan untuk bisa mengidentifikasi wajah seseorang walaupun orang tersebut memakai masker wajah.

Perusahaan asal China mengatakan telah mengembangkan teknologi pengenal wajah pertama yang dapat mengidentifikasi orang ketika mereka mengenakan masker, dikutip Reuters.

Hanwang Technology Ltd yang juga dikenal dengan nama Inggris, Hanvon, mengatakan tentang teknologi yang dapat mengenali orang-orang bahkan ketika mereka mengenakan masker.

"Jika terhubung ke sensor suhu, itu dapat mengukur suhu tubuh sambil mengidentifikasi nama orang tersebut, dan kemudian sistem akan memproses hasilnya, katakanlah, jika mendeteksi suhu lebih dari 38 derajat," kata Wakil Presiden Hanwang, Huang Lei mengatakan kepada Reuters dalam sebuah wawancara.

Perusahaan yang berbasis di Beijing itu mengatakan tim yang terdiri dari 20 staf menggunakan teknologi inti yang dikembangkan selama 10 tahun terakhir.

Terdapat database sampel sekitar 6 juta wajah tanpa masker dan database yang jauh lebih kecil dari wajah dengan masker, untuk mengembangkan teknologi.

Tim mulai bekerja pada sistem tersebut pada Januari, ketika wabah virus korona semakin cepat dan meluncurkannya ke pasar setelah satu bulan.

Terdapat dua produk utama yang memanfaatkan teknologi itu. Satu produk yang menggunakan 'saluran tunggal', cocok dipakai untuk pintu masuk ke gedung perkantoran.

Produk lainnya yang lebih kuat, adalah sistem pengenalan "multi-saluran" yang menggunakan "beberapa kamera pengintai".

Kata Huang, teknologi ini dapat mengidentifikasi semua orang dalam kerumunan hingga 30 orang "dalam satu detik".

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini