Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Perangkat Teknologi Dikerahkan Lawan Wabah Virus Korona

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Rabu 11 Maret 2020 18:09 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 03 11 56 2181787 perangkat-teknologi-dikerahkan-lawan-wabah-virus-korona-MtoG7UdhBw.jpg (Foto: Daily Mail)

JAKARTA - Wabah virus korona mengakibatkan beberapa perusahaan menunda atau membatalkan event konferensi teknologi. Virus ini telah menginfeksi lebih dari 100 ribu orang di seluruh dunia.

Guna melawan penyebaran virus korona, beberapa perangkat teknologi dikerahkan. Berikut ini beberapa teknologi yang dimanfaatkan untuk membasmi virus korona.

Drone

China mengandalkan drone untuk menyemprotkan cairan disinfektan ke desa-desa dan kota-kota yang terkena virus korona. Perangkat udara digunakan di provinsi pesisir Jilin, Shandong dan Zhejiang.

Dengan penyemprotan disinfektan, diharapkan drone bisa mencegah penyebaran virus pembunuh lebih lanjut meskipun belum diketahui seberapa efektif cara ini.

Helm Pintar

Helm pintar ini merupakan alat yang pada dasarnya memiliki fungsi yang sama dengan thermal scanner. Aparat kepolisian di Chengdu, Provinsi Sichuan, China menggunakan helm pintar untuk mendeteksi suhu tubuh warga.

Alat tersebut diklaim mampu mendeteksi suhu tubuh lebih cepat yakni mencapai 100 orang dalam 2 menit. Perangkat diklaim mampu mendeteksi suhu abnormal secara tepat waktu, akurat dan efektif.

Aplikasi Peta

Warga China menggunakan program peta dan penelusur perjalanan untuk menghindari daerah yang terkena infeksi virus korona. Aplikasi ini bernama QuantUrban dan program WeChat, YiKuang atau "Epidemic Situation".

Aplikasi mengadopsi informasi resmi di lingkungan tempat terjadinya kasus virus korona. Aplikasi melakukan pemetaan secara geografis, sehingga pengguna dapat mengukur seberapa dekat mereka dengan lokasi yang terinfeksi virus korona.

Robot

Perusahaan dari Israel menciptakan robot bernama Temi yang digunakan untuk membantu dokter mendiagnosis pasien virus korona dengan jarak yang aman. Robot ini dilengkapi dengan termometer dan kamera untuk mengambil tanda vital pasien.

Dilansir dari Jerusalem Post, CMO Robotemi Yaron Yoels mengatakan, robot Temi ditujukan untuk mencegah potensi penyebaran virus korona yang ditularkan dari pasien ke dokter.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini