Puluhan Apple Store Kembali Dibuka di China

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Sabtu 14 Maret 2020 08:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 13 57 2182995 puluhan-apple-store-kembali-dibuka-di-china-z3VRkyjwyr.jpg (Foto: Geeky Gadgets)

JAKARTA - Apple telah melakukan penutupan tokonya di China pada awal Februari. Hal ini dilakukan guna mencegah penyebaran virus korona, dikutip Theverge.

Kini, perusahaan telah membuka kembali sebanyak 42 toko di China. Sementara situasi di China bisa dikatakan membaik, Apple kemungkinan akan terkena dampaknya di tempat lain ketika virus menyebar di seluruh dunia.

Pekan ini perusahaan menutup 17 toko di Italia setelah pemerintah melakukan lockdown.

CEO Apple, Tim Cook yakin bahwa China bisa mengantisipasi virus korona yang tengah melanda. "Rasanya bagi saya bahwa China mengendalikan virus korona," kata CEO Tim Cook.

"Maksudku, kamu melihat angka-angkanya, mereka turun dari hari ke hari. Dan saya sangat optimis di sana," katanya.

Sebelumnya diberitakan, analis Apple Ming Chi-Kuo memprediksi produksi iPhone mungkin turun 10% pada kuartal pertama dan prospek untuk kuartal berikutnya tidak jelas.

Apalagi dengan situasi yang lebih buruk ini, dampaknya mungkin berubah menjadi lebih besar.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini