Kasus COVID-19 Meningkat, Operator Telekomunikasi Antisipasi Lonjakan Data di Indonesia

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Senin 16 Maret 2020 10:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 16 54 2183895 kasus-covid-19-meningkat-operator-telekomunikasi-antisipasi-lonjakan-data-di-indonesia-CfUaqgO1on.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

JAKARTA- Operator telekomunikasi mengantisipasi adanya lonjakan data ditengah kasus virus korona (COVID-19) di Indonesia. Seperti diketahui Pemerintah telah menetapkan kasus COVID-19 menjadi bencana nasional. Pemerintah mengimbau untuk beberapa perusahaan dan sekolah untuk beraktivitas dari rumah. Hal tersebut untuk mengurangi risiko penyebaran COVID-19.

Dikutip dari laman resmi Telkomsel, pihaknya terus memantau perkembangan situasi terkait pandemi COVID-19. Pihaknya juga menyiagakan jaringan untuk mengantisipasi trafik layanan seiring tingginya poteksi penggunaan layanan data masyarakat.

"Pengamanan jaringan terutama difokuskan di wilayah residensial dan juga titik posko penanggulangan COVID-19. Seperti rumah sakit dan kantor pemerintah terkait," tulis Telkomsel.

Sebelumnya, Telkomsel juga memberlakukan pengamanan jaringan di Natuna, Kepulauan Riau dan Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta saat proses observasi WNI yang baru kembali masing-masing dari Wuhan (Tiongkok), dan Jepang.

Sementara itu Group Head Corporate Communication XL Axiata, Tri Wahyuningsih mengatakan bahwa pihaknya melihat adanya kenaikan trafik layanan belakangan ini. Namun belum dipastikan apakah hal tersebut terkait pemberlakuan bekerja dan belajar dari rumah. Kenaikan trafik layanan, lanjut dia tentu disebabkan berbagai faktor.

Meskipun demikian, XL Axiata melihat adanya kenaikan trafik layanan kemungkinan hingga 5%.

"Pengumuman mengenai sekolah-sekolah diliburkan dan pekerja dari beberapa instansi/perusahaan bekerja dari rumah baru diumumkan, sehingga belum terlihat kenaikan trafik yang signifikan. Kenaikan traffik mingguan mungkin akan naik sekitar 3% - 5% dibanding minggu sebelumnya," ungkap dia.

Tri menambahkan bahwa jaringan XL Axiata tetap siap untuk menghadapi potensi atau kemungkinan adanya kenaikan trafik dengan perkembangan kondisi yang ada. 

"Monitoring terhadap performa dan kualitas jaringan tentu terus menerus dilakukan XL Axiata selama 24 jam. Bilamana terjadi peningkatan trafik layanan, kami akan melakukan penyeimbangan (balancing) trafik terlebih dahulu untuk memastikan perfoma jaringan tetap terjaga,| imbuh dia.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini