Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Elon Musk Ungkap Pabriknya Bisa Bikin Ventilator Perangi Virus Corona

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Kamis 19 Maret 2020 13:20 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 03 19 56 2185792 elon-musk-ungkap-pabriknya-bisa-bikin-ventilator-perangi-virus-corona-Xib16jsW4W.jpg (Foto: Fox Business)

JAKARTA - Elon Musk, pendiri Tesla dan SpaceX mengatakan di Twitter bahwa pabriknya bisa digunakan untuk menghasilkan ventilator apabila ada kekurangan atau kelangkaan karena wabah virus corona, dikutip Businessinsider.

Musk mengungkapkan hal ini ketika menanggapi tweet yang ditujukan kepadanya.

"Silakan gunakan kembali pabrik Anda untuk membuat ventilator yang diperlukan secepatnya. Aku adalah pemilik Tesla dan mencintai perusahaan. Kamu harus berhenti menjadi idiot tentang ini. Ini adalah bencana besar. Tanyakan kepada dokter di lapangan," tulis pengguna Raja Abbas.

"Kami akan membuat ventilator jika ada kekurangan," Musk menjawab.

Pemimpin redaksi FiveThirtyEight Nate Silver menantang Musk atas klaimnya dalam tweet lain, dengan mengatakan: "Ada kekurangan sekarang, berapa banyak ventilator yang Anda buat @elonmusk?".

Musk menjawab dengan mengatakan bahwa komponen teknologi yang diproduksi di pabrik Tesla dan SpaceX-nya "canggih" dan menyatakan ventilator "tidak sulit".

"Tesla membuat mobil dengan sistem HVAC yang canggih," kata Musk dalam tweet lanjutannya.

"SpaceX membuat pesawat ruang angkasa dengan sistem pendukung kehidupan. Ventilator tidak sulit, tetapi tidak dapat diproduksi secara instan. Rumah sakit mana yang memiliki kekurangan seperti yang Anda bicarakan sekarang?," tambahnya.

Para ahli telah memperingatkan bahwa Amerika mungkin menghadapi kekurangan pasokan kritis dalam beberapa bulan ke depan karena virus corona, yang menyebabkan penyakit yang disebut COVID-19.

Hingga Rabu malam, AS telah melaporkan lebih dari 9.400 kasus virus corona dan lebih dari 150 kematian.

Ventilator adalah kunci dalam mengobati penyakit pernapasan seperti COVID-19. Sebuah laporan Februari dari Pusat Keamanan Kesehatan di Johns Hopkins mengungkapkan bahwa AS memiliki sekitar 170.000 ventilator, dengan 160.000 ventilator siap digunakan di rumah sakit bersama dengan sekitar 8.900 yang disimpan dalam cadangan nasional.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini