Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Indonesia Diterpa Virus Corona, Jack Ma Sumbang Masker

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Jum'at 20 Maret 2020 16:50 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 03 20 207 2186526 indonesia-diterpa-virus-corona-jack-ma-sumbang-masker-88yQA8JuLd.jpg (Foto: CNBC)

JAKARTA - Pendiri Alibaba Group, Jack Ma menyumbang masker ke beberapa negara di Asia Tenggara yakni Indonesia, Filipina, Thailand, dan Malaysia. Tidak hanya itu, Jack Ma juga menyumbang beberapa alat tes virus corona dan pakaian pelindung.

Hal tersebut untuk membantu pencegahan risiko penyebaran virus corona (COVID-19). Sumbangan disalurkan melalui Jack Ma Foundation dan Alibaba Foundation. Adapun jumlah masker mencapai 2 juta dan 150 ribu alat tes COVID-19.

"Kami bergandengan tangan dengan negara tetangga Asia untuk melawan Covid-19! Kami dan Alibaba Foundation akan menyumbangkan 2 juta masker, 150 ribu test kit, 20 ribu pakaian pelindung dan 20 ribu pelindung wajah ke Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Thailand," tulis Jack Ma Foundation di akun Twitter resminya.

Jack Ma Foundation juga mengatakan akan menyumbang ke lebih banyak negara di Asia lainnya. Sebelumnya, Jack Ma juga telah menyumbangan satu juta masker ke Amerika Serikat (AS) dan 500 ribu alat uji virus corona (COVID-19).

Ia berharap satu juta masker dan 500 ribu alat uji COVID-19 dapat membantu AS melawan pandemi. Sumbangan Jack Ma turun beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan keadaan darurat nasional untuk membebaskan sekira USD50 miliar atau Rp732 triliun untuk mengatasi COVID-19.

Tidak hanya untuk AS, Jack Ma juga menyumbangkan satu juta masker ke Jepang pada 2 Maret 2020 dan Iran pada 6 Maret 2020. Ia juga mendonasikan 1,8 juta masker dan 100.000 alat uji ke Eropa.

China merupakan pemasok masker terbesar di dunia. Ketika krisis COVID-19 di China meningkat pada Januari, negara itu memangkas ekspor masker ke seluruh dunia sambil membeli sebagian besar pasokan dunia.

Hingga saat ini, virus telah menyebar ke 159 negara. Terdapat 218.827 kasus terkonfirmasi, sembuh 84.121, dan meninggal 8.811 di seluruh dunia.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini