Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Social Distancing, Menonton Film Ilegal Bisa Bikin Internet Lambat

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Selasa 24 Maret 2020 17:35 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 03 24 207 2188403 social-distancing-menonton-film-ilegal-bisa-bikin-internet-lambat-BkxUxKqq8q.jpg (Foto: Huffington Post)

JAKARTA - Di tengah pandemi virus corona (COVID-19), Indonesia menerapkan social distancing untuk mengurangi risiko penyebaran virus.

Dalam kondisi ini, masyarakat diimbau untuk bekerja dan belajar dari rumah. Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate mengungkapkan kondisi ini membuat trafik data layanan melonjak naik.

"Dari monitoring kami, ada peningkatan trafik luar biasa sejak WFH (Work From Home), serta belajar dan berdoa dari rumah," kata Johnny dalam konferensi pers online di Jakarta.

Lebih lanjut, Johnny menyampaikan bahwa masyarakat perlu untuk menjaga trafik layanan dengan menggunakan internet secara efisien.

"Bagi yang menonton film ilegal melalui vpn kami sarankan untuk mengendalikan diri dengan baik. Gunakanlah semua resources atau SDM yang kita miliki secara positif," jelas Johnny.

Menurut Johnny, tindakan seperti menonton film ilegal tersebut mampu menyedot bandwidth yang telah disiapkan dan akan mengganggu keseluruhan trafik data. Hal tersebut bisa membuat internet menjadi lambat di tengah peningkatan permintaan yang tinggi.

Seperti diketahui, di tengah penerapan social distancing seperti ini kebutuhan akan internet semakin meningkat. Bahkan, seperti yang diberitakan sebelumnya, Facebook hingga Netflix juga telah mengurangi kualitas video di Eropa dan Amerika Serikat untuk menjaga kualitas jaringan tetap aman.

Sebelumnya, Menkominfo juga telah mengimbau kepada seluruh operator telekomunikasi untuk memastikan bandwith yang cukup agar layanan jaringan terjaga.

"Secara khusus juga ingin kami sampaikan bahwa kepada seluruh penyelenggara telekomunikasi atau operator seluler, internet service provider untuk menjaga kapasitas layanan dengan menyediakan bandwidth yang cukup dan menjaga kualitas layanan atau Quality of Services," kata Johnny.

Johnny juga mengapresiasi seluruh operator telekomunikasi dan Penyedia Akses Internet (ISP) yang telah memberikan kontribusi sangat besar dalam menyediakan akses gratis untuk mendukung penanganan COVID-19 secara interaktif. Beberapa layanan gratis di antaranya panggilan call center 119, 117 dan 112.

(ahl)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini