Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Daftar Perangkat Teknologi Dimanfaatkan Atasi Penyebaran Virus Corona

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Rabu 25 Maret 2020 06:03 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 03 24 56 2188555 daftar-perangkat-teknologi-dimanfaatkan-atasi-penyebaran-virus-corona-G6xCpIlUSM.jpg (Foto: Asia Wire)

JAKARTA - Upaya untuk mengatasi penyebaran virus corona dilakukan seperti social distancing atau work from home. Teknologi juga dikerahkan untuk menangani wabah virus tersebut.

Beberapa teknologi yang digunakan untuk menangani virus corona mulai dari drone hingga robot.

Drone

China mengandalkan drone untuk menyemprotkan cairan disinfektan ke desa-desa dan kota-kota yang terkena virus korona. Perangkat udara digunakan di provinsi pesisir Jilin, Shandong dan Zhejiang.

Dengan penyemprotan disinfektan, diharapkan drone bisa mencegah penyebaran virus ini.

Helm Pintar

Helm pintar ini merupakan alat yang pada dasarnya memiliki fungsi yang sama dengan thermal scanner. Aparat kepolisian di Chengdu, Provinsi Sichuan, China menggunakan helm pintar untuk mendeteksi suhu tubuh warga.

Alat tersebut diklaim mampu mendeteksi suhu tubuh lebih cepat yakni mencapai 100 orang dalam 2 menit. Perangkat diklaim mampu mendeteksi suhu abnormal secara tepat waktu, akurat dan efektif.

Cincin Oura

Sebanyak 2.000 profesional kesehatan garis depan akan mendapatkan cincin Oura untuk dipakai selama penelitian. Cincin melacak suhu tubuh pengguna secara terus menerus, serta pola tidur, detak jantung, dan tingkat aktivitas mereka.

Seperti diketahui, demam adalah gejala umum dan awal yang dapat menunjukkan COVID-19.

Robot

Perusahaan dari Israel menciptakan robot bernama Temi yang digunakan untuk membantu dokter mendiagnosis pasien virus korona dengan jarak yang aman. Robot ini dilengkapi dengan termometer dan kamera untuk mengambil tanda vital pasien.

CMO Robotemi Yaron Yoels mengatakan, robot Temi ditujukan untuk mencegah potensi penyebaran virus korona yang ditularkan dari pasien ke dokter.

 

Aplikasi Peta

Warga China menggunakan program peta dan penelusur perjalanan untuk menghindari daerah yang terkena infeksi virus korona. Aplikasi ini bernama QuantUrban dan program WeChat, YiKuang atau "Epidemic Situation".

Aplikasi mengadopsi informasi resmi di lingkungan tempat terjadinya kasus virus korona. Aplikasi melakukan pemetaan secara geografis, sehingga pengguna dapat mengukur seberapa dekat mereka dengan lokasi yang terinfeksi virus korona.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini