Astronot Pakai Urine Bikin Bangunan di Bulan, Kok Bisa?

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Selasa 31 Maret 2020 15:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 31 56 2191848 astronot-pakai-urine-bikin-bangunan-di-bulan-kok-bisa-qRhXPDujwa.jpeg Ilustrasi (Foto: Ist)

JAKARTA- Dalam sebuah studi baru, para peneliti telah menemukan bahwa urea, senyawa organik utama yang ditemukan dalam urin manusia dapat berguna untuk membuat beton untuk struktur Bulan.

Dilansir dari laman Space, Selasa (31/3/2020) kandungan urea dalam pembentukan beton di Bulan diperlukan, karena permukaan Bulan jauh lebih keras dari permukaan bumi. Dari fluktuasi suhu ekstrem hingga radiasi dan dampak meteorit sesekali, astronot yang hidup di permukaan Bulan pada masa depan harus menanggung kondisi yang jauh lebih intens. Ini berarti bahwa bangunan tempat tinggal mereka harus mampu menahan perangkap dari lingkungan unik ini.

Selain itu, ketika mempertimbangkan bahan bangunan bulan, para peneliti harus mempertimbangkan seberapa berat mungkin untuk diangkut dari Bumi ke bulan dan apakah itu dapat dicetak 3D, karena para ilmuwan saat ini mempertimbangkan pencetakan 3D sebagai metode untuk membangun di permukaan bulan.

Dalam studi baru ini, para peneliti dari Norwegia, Spanyol, Belanda dan Italia, bekerja sama dengan European Space Agency (ESA), melakukan sejumlah percobaan menguji penggunaan urea dari urin manusia sebagai plasticizer yakni zat yang dapat ditambahkan untuk bahan seperti beton untuk membuatnya lebih fleksibel sebelum mengeras.

Untuk membuat dan menguji penggunaan urea sebagai plasticizer, tim menggunakan bahan yang dikembangkan oleh Badan Antariksa Eropa (ESA) yang mirip dengan regolith bulan, atau material lepas dari permukaan bulan.

Mereka menguji bahan dengan urea dan dengan plasticizer lainnya, melihat berapa banyak berat yang bisa didukung, menguji ketahanannya setelah memanaskan material hingga 80 derajat celsius dan menguji lebih lanjut setelah membekukan berulang-ulang dan mencairkannya untuk mereplikasi siklus suhu ekstrem yang terjadi di permukaan bulan.

"Kami belum menyelidiki bagaimana urea akan diekstraksi dari urin, karena kami menilai apakah ini benar-benar diperlukan, karena mungkin komponen lainnya juga dapat digunakan untuk membentuk beton geopolimer," kata Anna-Lena Kjøniksen, salah satu dari kata para peneliti dari universitas Norwegia, dalam sebuah pernyataan

"Air yang sebenarnya dalam urin dapat digunakan untuk campuran, bersama dengan apa yang dapat diperoleh di Bulan, atau kombinasi keduanya," imbuh dia.

Tim menemukan bahwa sampel yang menggunakan urea sebagai plasticizer mampu menopang beban berat, tetap stabil, dan mempertahankan bentuknya.

Jadi, sementara tim akan menguji konsep ini lebih lanjut untuk mencari tahu apa bahan bangunan terbaik untuk struktur bulan di masa depan, mereka mendapat beberapa hasil yang menjanjikan dengan studi ini.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini