Share

Cara Kominfo Perangi COVID-19 Melalui Aplikasi Mobile

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Rabu 01 April 2020 16:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 01 207 2192461 cara-kominfo-perangi-covid-19-melalui-aplikasi-mobile-gjupYTqXWQ.jpeg Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate (Foto: Kominfo)

JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memerangi penyebaran virus corona (COVID-19) dengan mengembangkan aplikasi dan layanan digital. Belum lama ini, Kominfo bekerjasama dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) merilis aplikasi PeduliLindungi yang diharapkan mampu melacak penyebaran virus corona di Indonesia.

Menurut Menteri Kominfo, Johnny G Plate aplikasi PeduliLindungi dibuat oleh anak negeri. Aplikasi diharapkan mampu melindungi pasien positif, Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), suspect, dan seluruh masyarakat.

Dikutip dari situs resmi PeduliLindungi, cara kerja aplikasi ini menggunakan data yang diproduksi oleh gadget pengguna dengan bluetooth aktif untuk merekam informasi yang dibutuhkan.

Ketika ada gadget lain dalam radius bluetooth yang juga terdaftar di PeduliLindungi, maka akan terjadi pertukaran id anonim yang akan direkam oleh gadget masing-masing. Aplikasi selanjutnya akan mengidentifikasi orang-orang yang pernah berada dalam jarak dekat dengan orang yang dinyatakan positif COVID-19 atau PDP dan ODP.

Hal ini akan sangat membantu ketika orang tersebut tidak dapat mengingat riwayat perjalanan dan dengan siapa saja dia melakukan kontak.

PeduliLindungi mengklaim bahwa privasi data pengguna aman. Data pengguna disimpan dalam format terenkripsi dan tidak akan dibagikan kepada orang lain. Data hanya akan diakses bila pengguna dalam risiko tertular COVID-19 dan perlu segera dihubungi oleh petugas kesehatan.

Tidak hanya sampai itu, Kominfo juga mendukung Kantor Staf Presiden (KSP) untuk merilis aplikasi 10 Rumah Aman. Aplikasi ini diharapkan mampu untuk mendukung kegiatan physical distancing masyarakat saat di rumah.

Selain menampilkan informasi terkait virus corona (COVID-19), aplikasi akan hadir dengan lima fitur yang mampu mendukung kegiatan masyarakat. Saat ini aplikasi dapat diunduh di Google Play Store dan website resminya.

Lima fitur tersebut di antaranya pengukuran suhu berkala (imbauan), berbagi masakan/makanan, inspirasi hidup sehat, periksa mandiri dan update peta sebaran individu berdasarkan suhu tubuh normal atau di atas normal.

“10 Rumah Aman juga menghadirkan toko daring (dalam jaringan) yang menjual kebutuhan sehari-hari dengan harga resmi tanpa ada permainan harga, misalnya bahan makanan dari para petani dari Rego Pantes dari 8Villages, Sayur Box dan TaniHub, konsultasi kesehatan dari Prixa, program edutech dari Cakap, donasi bersama Wahid Foundation, obat-obatan dan alat kesehatan dari Kimia Farma, Mediv-Kimia Farma, Alfa Group, Alfamind, DAV, serta konten kolaborator dari anak negeri yaitu WIR Group, Compro, DISRUPTO dan Kennedy Voice Berliner,” kata Johnny.

Untuk memudahkan akses masyarakat, aplikasi 10 Rumah Aman akan terintegrasi dengan beberapa aplikasi lain seperti ChatBot covid19.go.id, PeduliLindungi, Halodoc, Alodokter, Good Doctor, Sahabatdokter, SehatQ, Sehatpedia dan KlikDokter.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini