Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menristek Ungkap Konsorsium Ristek untuk Perangi COVID-19

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Senin 06 April 2020 18:47 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 04 06 56 2195065 menristek-ungkap-konsorsium-ristek-untuk-perangi-covid-19-0YkmbNOIrc.jpg Menristek dan BRIN, Bambang Brodjonegoro

JAKARTA - Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) dan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro mengungkap bahwa pihaknya membentuk konsorsium Ristek untuk memerangi wabah virus corona atau COVID-19 di Indonesia.

"Kami di kementerian riset dan teknologi, badan riset inovasi nasional telah membentuk konsorsium ristek untuk COVID-19, di mana konsorsium tersebut beranggotakan lembaga-lembaga penelitian, yang ada di bawah koordinasi Kemenristek seperti LIPI dan BPPT, dan juga berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia ditambah kita melibatkan badan litbang kementerian kesehatan, kita juga melibatkan dunia usaha, khususnya BUMN dan swasta yang nantinya akan membantu dalam memproduksi berbagai produk," kata Bambang melalui live streaming di YouTube hari ini (6/4/2020).

Ia juga mengajak beberapa startup yang mempunyai fokus di bidang kesehatan. Dari konsorsium yang terbentuk ini, dibuat rencana kerja yang difokuskan dalam membantu mencegah, mendeteksi dan merespons secara cepat penyakit COVID-19 melalui riset dan inovasi di bidang pencegahan seperti vaksin dan suplemen, kemudian screening, diagnosis, pengobatan dan teknologi alat kesehatan terkait COVID-19.

"Prioritas jangka pendek, yakni meningkatkan imunitas tubuh terutama penelitian tanaman herbal serta pengembangan alat pelindung diri. Dalam konteks sore hari ini, kami dari konsorsium akan segera menyerahkan kepada BNPB untuk mendukung kegiatan rumah sakit dan fasilitas kesehatan yaitu 4.000 botol gel hand sanitizer, serta 10 unit dari mobile hand washer berkapasitas 300 liter," jelas Menristek.

Menristek juga mengatakan, LIPI sedang melakukan pelatihan tenaga laboratorium untuk penanganan COVID-19, sementara LAPAN melakukan broadcast message terkait physical distancing, dan Puspiptek akan menyediakan wisma tamu berkapasitas 100 kamar untuk para tenaga medis khususnya yang ada di Kota Tangerang Selatan.

"Jangka menengah, kita akan fokus pada rapid test kit baik yang bersifat deteksi awal maupun deteksi akhir, pengembangan suplemen multivitamin, imun modulator dari berbagai tanaman Indonesia, serta pengembangan robot layanan, smart infusion pump, pengembangan ventilator serta pengembangan lainnya," terangnya.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini