Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Google Hangouts, Zoom dan Skype, Mana yang Lebih Hemat Data?

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Rabu 08 April 2020 16:17 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 04 08 207 2196184 google-hangouts-zoom-dan-skype-mana-yang-lebih-hemat-data-zhDLm6FMjL.jpeg Ilustrasi (Foto: Ist)

JAKARTA - Aplikasi konferensi video semakin populer belakangan ini. Hal tersebut lantaran imbauan pemerintah untuk bekerja dan belajar dari rumah. Aktivitas belajar kelompok hingga rapat pun dilakukan secara online melalui aplikasi konferensi video.

Ada banyak aplikasi konferensi video saat ini seperti Google Hangouts, Zoom, dan Skype. Dalam melakukan panggilan video pastinya dibutuhkan data yang banyak dibandingkan teks atau gambar. Namun, setiap layanan telekonferensi memiliki kebutuhan bandwidth yang berbeda-beda, sesuai dengan fitur dan kapabilitas yang ditawarkan.

Operator Telekomunikasi 3 Indonesia melakukan pengujian internal untuk melihat aplikasi mana yang ramah kuota atau hanya sedikit menguras bandwidth. Ada empat aplikasi konferensi video yang diuji yakni Zoom, Skype, Google Hangouts, dan Webex.

Google Hangouts, Zoom dan Skype, Mana yang Lebih Hemat Data?

Menurut pengujian 3 Indonesia, Zoom menjadi aplikasi yang menguras bandwidth paling sedikit yakni 700 Kbps. Sementara itu, Webex menjadi aplikasi yang menguras bandwith paling banyak yakni 1700 Kbps. Skype dan Google Hangouts masing-masing menguras bandwith hingga 977 Kbps per detik dan 1100 Kbps.

Pengujian menggunakan perangkat yang sama dalam telekonferensi selama 30 menit dengan lima partisipan. Menurut laporan 3 Indonesia, bandwidth yang kecil biasanya membutuhkan data yang kecil, sehingga pengguna bisa menghemat konsumsi data yang digunakan untuk telekonferensi.

Sementara aplikasi dengan kebutuhan bandwidth yang besar umumnya menawarkan kualitas video yang lebih baik. Kebutuhan bandwidth setiap aplikasi dapat bervariasi pula tergantung dari perangkat elektronik yang digunakan.

Dibandingkan dua minggu sebelumnya, akses terhadap empat layanan aplikasi konferensi video ini meningkat hingga 693%, khususnya pada jam kerja.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini