Ilmuwan Ungkap Kerusakan Great Barrier Reef Kian Meluas

Agregasi VOA, Jurnalis · Kamis 09 April 2020 14:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 09 56 2196685 ilmuwan-ungkap-kerusakan-great-barrier-reef-kian-meluas-qIorFpnlTf.jpg (Foto: AFP)

JAKARTA - Survei udara terhadap Great Barrier Reef menunjukkan terumbu karang di lepas pantai timur Australia itu semakin rusak, dikutip Voaindonesia. Ini ketiga kali dalam lima tahun survei udara menunjukkan terjadi pemutihan pada karang-karang tersebut yang disebut bleaching.

Bleaching melanda tiga wilayah sistem terumbu karang terbesar di dunia itu dan lebih luas dari sebelumnya, ujar tim ilmuwan dari James Cook University di negara bagian Queensland hari Selasa.

Menurut Profesor Terry Hughes dari James Cook University, survei udara terhadap 1.036 terumbu dalam dua minggu terakhir mendapati karang yang memutih di wilayah utara, tengah dan selatan.

"Sementara suhu udara pada musim panas semakin panas, kita tidak lagi membutuhkan badai El Nino untuk memicu pemutihan massal pada terumbu karang seluas Great Barrier Reef," kata Hughes.

El Nino adalah pola iklim yang dimulai dengan gelombang air laut hangat di Pasifik tengah dan tengah-timur, sekitar garis khatulistiwa dan memengaruhi cuaca global.

Great Barrier Reef terdiri dari 2.900 terumbu yang terpisah dan 900 pulau. Kondisi karang-karang itu tidak bisa pulih karena pemutihan terus terjadi.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini