Benarkah Cuaca Panas Bisa Hentikan Penyebaran COVID-19?

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Senin 13 April 2020 14:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 13 56 2198364 benarkah-cuaca-panas-bisa-hentikan-penyebaran-covid-19-2U0AkoC2sW.jpeg Ilustrasi (Foto: Ist)

JAKARTA - Beberapa peneliti memprediksi bahwa COVID-19 merupakan penyakit musiman yang akan hilang setelah bergantinya musim panas. Laporan terbaru Akademi Ilmu Pengetahuan, Teknik dan Kedokteran Nasional Amerika Serikat (NASEM) mengungkapkan bahwa virus corona SARS-CoV-2 yang menyebabkan COVID-19 belum tentu dapat berkurang saat musim panas. Laporan tersebut dikirim oleh NASEM kepada Gedung Putih.

Dilansir dari laman New York Times, Jumat (10/4/2020), menurut seorang Imunologi di Scripps Research Translational Institute, California, Kristian Andersen menekankan bahwa perilaku manusia akan menjadi yang paling penting. Pandemi COVID-19 mungkin berkurang karena physical distancing atau langkah pencegahan lainnya.

"Kita mungkin akan melihat pengurangan penyebaran di awal musim panas. Akan tetapi kita harus berhati-hati pengurangan penyebaran virus bisa lebih mungkin karena langkah-langkah diberlakukan," imbuh dia.

Sementara itu David Relman yang tengah mempelajari interaksi host-mikroba di Stanford, mengatakan jika seorang manusia batuk atau bersin cukup dekat dengan orang yang imunitasnya rentan, maka suhu dan kelembaban tidak akan menghentikan penularan.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini