Berapa Lama Pandemi COVID-19 Berakhir Menurut Ilmuwan?

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Selasa 14 April 2020 12:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 14 56 2198884 berapa-lama-pandemi-covid-19-berakhir-menurut-ilmuwan-CXwV9508ER.jpeg Ilustrasi (Foto: Ist)

JAKARTA- Virus corona (COVID-19) telah menginfeksi 1,7 juta orang diseluruh dunia. Hingga saat ini, lebih dari sepertiga populasi dunia telah melakukan karantina untuk memerangi pandemi COVID-19. Masih belum diketahui sampai kapan pandemi ini berakhir, namun beberapa negara telah mulai pulih seperti China dan Taiwan.

Menurut Mantan Kepala Virologi di Institute for Tropical Medicine, Antwerp, Belgia, Guido Vanham kemungkinan pandemi tidak akan berakhir dengan mudah.

"Dalam arti virus ini jelas tetap ada disini, kecuali kita memberantasnya. Dan satu-satunya cara untuk memberantas virus semacam itu adalah dengan vaksin yang sangat efektif yang diberikan kepada setiap manusia. Kita telah melakukan itu dengan cacar, tapi itu satu-satunya contoh dan itu sudah bertahun-tahun, " kata Vanham seperti dilansir dari laman We Forum, Selasa (14/4/2020).

Vanham menambahkan bahwa virus SARS-CoV-2 yang menyebabkan COVID-19 kemungkinan menjadi penyakit musiman, dan dapat kembali lagi ketika musim dingin. Meskipun demikian ia memprediksi bahwa angka kasus COVID-19 akan turun dengan sendirinya. Untuk waktunya, ia belum bisa memprediksi. Namun tingkat infeksi dan orang yang rentan dapat menentukan kapan pandemi berakhir.

"Tetapi pada titik tertentu dalam epidemi ini dan tentunya di negara-negara yang paling terkena dampak, seperti Italia dan Spanyol akan ada kejenuhan. Menurut prediksi, hingga 40% persen dari Spanyol dan 26% dari populasi Italia sudah terinfeksi. Dan, tentu saja, ketika Anda mencapai lebih dari 50% atau lebih, bahkan tanpa melakukan hal lain, virus hanya memiliki lebih sedikit orang untuk menularkan dan epidemi akan turun secara alami," kata dia.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini