Cara Download Aplikasi PeduliLindungi di Perangkat iOS

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Rabu 15 April 2020 12:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 15 92 2199456 cara-download-aplikasi-pedulilindungi-di-perangkat-ios-m8mk1ZbMeG.jpeg Ilustrasi (Foto: Ist)

JAKARTA - Aplikasi PeduliLindungi dapat di-download untuk pengguna iOS mulai 14 April 2020. Sebelumnya aplikasi ini hanya tersedia untuk pengguna Android.

Bagi pengguna iOS untuk mengunduh aplikasi tersebut Anda perlu membuka toko aplikasi App Store. Kemudian mencari aplikasi dengan keyword PeduliLindungi, lalu download aplikasi.

Setelah Anda mengunduhnya, Anda akan diminta untuk login menggunakan nomor telepon. Setelah memasukkan nomor ponsel, Anda diminta untuk memverifikasi akun dengan kode OTP yang dikirimkan ke nomor Anda. Beberapa perangkat yang dapat mengunduh antara lain iPhone, iPad, dan iPad Touch.

Aplikasi ini kompatibel untuk pengguna iOS 10 atau yang lebih baru. Menurut Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate pada 14 April 2020, aplikasi sudah digunakan oleh 450 ribu pengguna di Indonesia.

"Terimakasih untuk semua yang telah menginstall aplikasi ini yang kenaikannnya cukup signifikan pada dua hari ini," kata Johnny.

Dikutip dari situs resmi PeduliLindungi, cara kerja aplikasi ini menggunakan data yang diproduksi oleh gadget pengguna dengan bluetooth aktif untuk merekam informasi yang dibutuhkan.

Ketika ada gadget lain dalam radius bluetooth yang juga terdaftar di PeduliLindungi, maka akan terjadi pertukaran id anonim yang akan direkam oleh gadget masing-masing. Aplikasi selanjutnya akan mengidentifikasi orang- orang yang pernah berada dalam jarak dekat dengan orang yang dinyatakan positif COVID-19 atau PDP (Pasien Dalam Pengawasan) dan ODP (Orang Dalam Pemantauan).

Hal ini akan sangat membantu ketika orang tersebut tidak dapat mengingat riwayat perjalanan dan dengan siapa saja dia melakukan kontak. PeduliLindungi juga akan memberikan notifikasi secara reat time ketika Anda berada di zona merah.

PeduliLindungi mengklaim bahwa privasi data pengguna aman. Data pengguna disimpan dalam format terenkripsi dan tidak akan dibagikan kepada orang lain. Data hanya akan diakses bila pengguna dalam risiko tertular COVID-19 dan perlu segera dihubungi oleh petugas kesehatan.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini