NASA Bikin Video Game Bantu Selamatkan Terumbu Karang

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Selasa 21 April 2020 20:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 21 56 2202775 nasa-bikin-video-game-bantu-selamatkan-terumbu-karang-YnRznEIvcs.jpeg Ilustrasi (Foto: Ist)

JAKARTA- Para peneliti telah mencoba sejumlah cara untuk menyelamatkan terumbu karang yang terancam punah. Terumbu karang terkena dampak negatif akibat polusi laut, perubahan iklim, dan beberapa faktor lainnya.

Dilansir dari laman Fox News, Selasa (21/4/2020) Badan Antariksa dan Penerbangan Amerika Serikat (NASA) pun meminta pemain video game untuk menyelamatkan terumbu karang. Caranya NASA telah membuat video game mobile berjudul 'Neural Multi Modal Observation anda Training Network' atau NeMO-Net untuk membantu memetakan terumbu karang di seluruh dunia dalam upaya untuk menyelamatkannya.

Para pemain game akan melakukan penyelaman pada kapal penelitian Nautilus di berbagai bagian samudera, mengidentifikasi terumbu, menonton video pendidikan dan mendapatkan lencana, sambil membantu superkomputer NASA untuk mengenali berbagai spesies karang dengan sendirinya.

"NeMO-Net memanfaatkan kekuatan paling kuat di planet ini: bukan kamera mewah atau superkomputer, tetapi manusia. Siapa pun, bahkan anak kelas satu, dapat memainkan game ini dan memilah-milah data ini untuk membantu kita memetakan salah satu bentuk kehidupan paling indah yang kita tahu," kata penyelidik utama Ved Chiray.

Game buatan NASA tersebut menggunakan kamera "fluid-lensing" yang telah ditempatkan pada drone selama beberapa tahun terakhir dalam ekspedisi ke Puerto Riko, Guam, Samoa Amerika, dan di tempat lain untuk mengumpulkan gambar 3D dari dasar laut.

"Semakin banyak orang yang bermain NeMO-NET, semakin baik kemampuan pemetaan superkomputer," kata pihak NASA dalam rilis resminya.

Setelah berhasil mengklasifikasikan karang dari data beresolusi rendah yang termasuk dalam permainan, superkomputer akan dapat memetakan karang dunia pada resolusi yang belum pernah terjadi sebelumnya. Dengan peta itu, para ilmuwan akan lebih memahami apa yang terjadi pada karang dan menemukan cara untuk melestarikan terumbu karang.

Aplikasi saat ini tersedia di App Store untuk perangkat iOS dan Mac. Sementara itu, untuk versi Android akan segera hadir dalam waktu dekat.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini