Streaming Video Naik hingga 66% saat Physical Distancing COVID-19

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Rabu 22 April 2020 18:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 22 54 2203314 streaming-video-naik-hingga-66-saat-physical-distancing-covid-19-6zhGx7E8G3.jpg (Foto: Virify)

JAKARTA - Operator Telekomunikasi XL Axiata menganalisis pengamatan pola pemakaian data dan aplikasi selama kebijakan bekerja dan belajar dari rumah. Menurut data XL Axiata, pemakaian streaming video meningkat hingga 66 persen.

Tercatat 64 persen untuk pemakaian streaming di YouTube, Facebook, dan Instagram. Kemudian, streaming game 1,5 persen, film 0,4 persen, dan streaming musik 0,1 persen. Lebih lanjut, untuk pemakaian sosial media seperti Facebook, Instagram dan Twitter yakni 11,5 persen.

Peningkatan data lainnya di antaranya file access 3,5 persen, konferensi video Skype dan Zoom 2,3 persen. Lebih lanjut panggilan untuk WhatsApp dan Facebook mencapai 0,5 persen. Sementara itu untuk aktivitas belanja online meningkat hingga 0,3 persen.

Lebih lanjut, Presiden Direktur & CEO PT XL Axiata Dian Siswarini mengungkapkan kebutuhan layanan data pelanggan memang meningkat setelah kebijakan physical distancing untuk belajar dan bekerja dari rumah.

"Secara keseluruhan selama periode waktu diberlakukannya kebijakan bekerja dari rumah (WFH) dan belajar dari rumah (SFH), untuk trafik layanan seluler terjadi peningkatan trafik sekitar 18% dari kondisi normal, sedangkan untuk layanan XL Home peningkatan trafik sekitar 20% dari kondisi normal. Kenaikan trafik terjadi secara merata di berbagai kota/wilayah khususnya di wilayah perumahan/residensial," ungkap Dian.

Dian menambahkan beberapa area yang mengalami peningkatan trafik data merata di seluruh Indonesia. Untuk regional Sumatera sekitar 15,9%, regional Jabodetabek dan sebagian Kalimantan 15,8%, regional Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta dan sebagian Kalimantan 15,5%, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi dan sekitarnya 15,8%.

"Dari pola penggunaan data dan aplikasi, layanan berbasis streaming mendominasi mencapai sekitar 66%, Instant Messaging 16%, Social Network 11,5%, dan lain-lain sekitar 6,5%," imbuhnya.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini