Satelit Starlink SpaceX Dukung Internet Cepat

Sindonews, Jurnalis · Senin 27 April 2020 15:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 27 56 2205564 satelit-starlink-spacex-dukung-internet-cepat-x4m6g2jtn0.jpg (Foto: Sky & Telescope)

NEW YORK - CEO SpaceX Elon Musk dalam cuitan di Twitter mengungkap bahwa layanan internet satelit milik Spacex akan bisa dicoba oleh publik dalam enam bulan, dikutip Sindonews.

Musk menyebut, uji coba beta untuk internal akan dimulai dalam tiga bulan, sementara beta untuk publik dalam enam bulan, yang akan dimulai dari lintang tinggi salah satunya Jerman yang memenuhi syarat.

Dijuluki Starlink, layanan internet satelit ini menjanjikan untuk membawa internet cepat dan terjangkau ke lokasi mana pun di dunia.

Layanan internet dari SpaceX ini tentu menarik bagi mereka yang tinggal di daerah terpencil atau wilayah yang kurang memiliki akses broadband.

Starlink menawarkan kecepatan unduh hingga 1Gbps dengan latensi berkisar antara 25 hingga 35 milidetik, setara dengan layanan broadband yang berbasis di darat.

Meskipun layanan internet satelit bukan hal yang baru, jaringan SpaceX dirancang untuk mencapai kecepatan yang diklaim lebih cepat dengan menggunakan satelit orbit bumi rendah (low Earth orbit/LEO).

Rencananya, satelit akan terbang di sekitar Bumi dari jarak 200 mil hingga 700 mil di atas permukaan.

SpaceX telah mendapat persetujuan dari regulator untuk meluncurkan sebanyak 40.000 satelit pada tahun-tahun mendatang.

Pada awal pekan lalu SpaceX telah berhasil mengarahkan 60 satelit Starlink ke ruang angkasa dengan total 420 yang saat ini beroperasi.

Menurut laman resminya, SpaceX memiliki target meluncurkan layanan broadband untuk AS dan Kanada akhir tahun ini. Starlink kemudian dijadwalkan untuk global pada 2021.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini