Pentagon Rilis Video Resmi Jelaskan Penampakan UFO

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Rabu 29 April 2020 11:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 29 56 2206543 pentagon-rilis-video-resmi-jelaskan-penampakan-ufo-fqMRj62j0G.jpg Penampakan UFO

JAKARTA - Departemen Pertahanan Amerika Serikat, Pentagon telah merilis video penampakan objek terbang yang tidak dikenal atau UFO. Dengan video tersebut, Pentagon menjelaskan ingin menjernihkan kesalahpahaman kepada publik tentang video penampakan UFO yang beredar apakah nyata atau tidak.

Video penampakan UFO sudah bocor pada 2007 dan 2017 dan diterbitkan oleh New York Times dan organisasi yang didirikan oleh mantan penyanyi Blink-182, Tom DeLonge.

Dilansir dari laman BBC News, Rabu (29/4/2020) video yang diterbitkan New York Times difilmkan oleh dua pilot pesawat tempur angkatan laut dan menunjukan benda bundar melayang di atas air yakni sekitar 100 mil (160 km) ke Samudra Pasifik.

Dua video lain yang direkam pada 2015 menunjukkan benda-benda bergerak di udara, salah satunya berputar. Dalam satu, seorang pilot terdengar berkata: "Lihatlah benda itu, Bung! Itu berputar!".

Dalam pernyataannya, Pentagon mengatakan: "Setelah peninjauan menyeluruh, departemen telah menentukan bahwa rilis resmi dari video yang tidak dapat diklasifikasi ini tidak mengungkapkan kemampuan atau sistem yang sensitif, dan tidak mengganggu investigasi selanjutnya atas serbuan ruang udara militer oleh orang tak dikenal.

"DOD (Departemen Pertahanan) merilis video untuk menjernihkan kesalahpahaman publik tentang apakah rekaman yang telah beredar tersebut nyata atau tidak, atau ada lebih banyak video. Fenomena udara yang diamati di video tetap ditandai sebagai 'objek tidak dikenal'," kata juru bicara Pentagon, Sue Gough.

UFO memang masih menjadi misteri yang belum terpecahkan, banyak teori konspirasi tentang objek tidak dikenal tersebut. Penampakan UFO pernah ditemukan oleh seorang petani di Roswell, Meksiko yang menemukan puing-puing yang digambarkan sebagai cakram terbang.

Namun itu dianggap sebagai bagian dari program balon rahasia untuk memantau Uni Soviet.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini