Qualcomm Prediksi Peningkatan Pendapatan karena Chip 5G

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Jum'at 01 Mei 2020 06:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 30 207 2207389 qualcomm-prediksi-peningkatan-pendapatan-karena-chip-5g-bv1xO8HfLm.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

JAKARTA- Qualcomm meramalkan bahwa pendapatan tahun ini akan meningkat berkat chip 5G. Meskipun pandemi virus corona (Covid-19) telah mengganggu saluran produksi dan menyebabkan penurunan permintaan untuk smartphone. Akan tetapi banyaknya ponsel 5G yang akan dirilis menjadi salah satu peluang.

Perusahaan mengatakan telah menandatangani lebih dari 85 perjanjian lisensi 5G dan lebih dari 45 vendor telah meluncurkan atau mengumumkan perangkat 5G komersial. Total pendapatan untuk perusahaan naik sekitar 5% menjadi USD5,22 miliar pada kuartal pertama yang berakhir 29 Maret.

Dilansir dari laman CDR Info, Jumat (1/5/2020) Qualcomm memperkirakan bahwa total pendapatan pada kuarta ketiga tahun ini bahkan mencapai pendapatan USD 4,4 miliar atau USD5,2 miliar pada kuartal ketiga tahun ini.

Qualcomm mengungkap pandemi virus corona diprediksi akan mengurangi permintaan perangkat hingga 30% pada kuarta dua tahun ini. Lebih sedikit penjualan perangkat berarti lebih sedikit keuntungan dan pendapatan untuk Qualcomm, karena membuat sebagian besar keuntungannya dari melisensikan teknologinya yang memungkinkan ponsel terhubung ke jaringan data nirkabel.

Perusahaan melaporkan laba kuartal kedua yang kuat dan pendapatan di belakang harga yang lebih tinggi untuk chip ponselnya. Qualcomm mengatakan mereka menjual chip dengan harga rata-rata USD31,8 dibandingkan dengan harga mereka sebelumnya USD23. Ini merupakan sebuah pertanda bahwa itu mendapat manfaat dari kenaikan permintaan untuk chip high-end.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini